Sabtu, 29 Desember 2012

March 2012. Thanking.



Tulisan berikutnya ini saya buat di akhir bulan Maret. Saat itu saya ada banyak sekali hal yang saya syukuri, terutama adalah hal-hal yang saya kira saya tidak punya tapi ternyata ada di sekitar saya. Emang sih, buat menyadari apa yang kita punya, kadang kita harus kehilangan sesuatu juga. 

Sepertinya kalau dirunut kapan bulan dimana saya paling banyak bersyukur, itu adalah bulan Maret ini. Tulisan di bawah ini merupakan salah satu hal yang paling saya syukuri, bahkan sampai saat ini.

----------------------------------------------------------------------------------------------------------

-Thank You-

I thank Allah for leading me here,
The place full of laughter,
Full of smile,
Full of people who think positively,
Full of everything that makes me want to meet them again tomorrow,
Full of them,

Saya tidak pernah mengenal mereka sebelum kami bertemu di kelas ini,
Kelas geje, seperti yang selalu saya katakan di postingan saya sebelumnya,
Kelas saya ini terdiri dari orang-orang dengan rentang usia yang sangat bervariasi, sebagian sudah berkepala tiga, dan sebagian masih berkepala dua,
Itulah kenapa sebagian bawa tiga sisir dan sebagian bawa dua sisir, soalnya jumlah kepalanya beda,
Maksudnya kalo hanya satu mulut yang makan roti sisir, nanti mulut satunya ngiri dong…
#oposeh

Terus terang, keberadaan mereka membuat kegejean saya makin prominen,
Sedikit hal sepele yang bakalan terlupakan pasti ndak akan terlewat dari penglihatan dan pemikiran kereaktif kami sehingga bisa dipastikan bakalan muncul banyak follow up aneh yang bahkan membuat dosen kami keheranan :p

Satu hal yang saya senangi dari kelas ini adalah, buat kami background itu tidak penting,
Kami menerima kami yang lain dengan ‘ya kau emang kayak gitu,’
Saya banyak belajar tentang bersikap dewasa dari mereka, karena maklum, saya yang termuda kedua dari kelas ini, jadi seringnya saya dapat wejangan dari kakak-kakak saya yang baik hati (dan aneh, tentunya),
Ada beberapa orang yang awalnya nampak jaim dan luar biasa pendiam, tapi entah bagaimana pada akhirnya kami berhasil menguak bahwa ia sebenarnya salah satu yang paling ancur diantara kami semua, hohohohoho
*tebak deh siapa*

Jujur, saya tidak pernah tidak semangat kuliah selama saya menjalani pendidikan S2 saya, soalnya membayangkan bahwa saya bakal bertemu orang-orang seperti mereka membuat saya selalu merasakan semacam urge untuk segera datang secepat mungkin,
Seorang dosen kami bahkan terheran-heran, karena kelas kami memiliki probabilitas-kemunculan-seluruh-personil-lengkap-sebelum-jam-8.00 adalah 99%,
Beliau berkata bahwa seumur-umur beliau mengajar S2, baru kali ini beliau mendapatkan kelas yang ‘serajin’ ini,
Beliau mengaku bahwa sebelum ini beliaulah yang harus menunggu mahasiswanya datang (soalnya menurut beliau, seringnya mahasiswa S2 itu jam karetnya luar biasa), dan ini adalah pertama kalinya beliau nemu kelas yang lengkap saat beliau datang,

Haha, ya pingin aja segera ketemu orang-orang geje ini Bu, hihihi :D

Saya berharap moga-moga persaudaraan diantara saya dan teman-teman saya ini bisa saya bawa sampai kapanpun. Soalnya mereka seru banget sih orang-orangnya,
Semacam ndak akan bosan berada bersama mereka sampai kapanpun :’)

Thank You Allah,
For leading me here…

March 30th, 2012
#np Butiran Debu –Rumor-


----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Weits, tunggu sebentar!! Lagu Butiran Debu disaat ini bukan mencerminkan apa yang saya alami, tapi karena lagu itu buanyak banget diputer dimana-mana, dan ada seorang temen saya yang tiap kali masuk kelas selalu nyetel SATU lagu itu berulang-ulang sambil disertai konser tunggal,
Saya akhirnya secara alamiah hapal isi lirik lagunya dan jadi suka ndengerin lagunya juga,
Saya juga menandai bahwa inilah awal mula muncul tren menyebutkan ‘tidak dianggap’ menjadi ‘kayak butiran debu’ :p

Kegejean yang saya dapatkan bersama teman-teman sekelas ini begitu banyak muncul di blog saya, dan sebagian reader sering menanyakan pada saya kenapa tulisan-tulisan saya tentang mereka tidak lagi muncul saat ini. Hehe, lha kuliah kami habis pada bulan Juni, maka masa kami bergeje bersama pun mungsret hingga 80% :’(

I miss them…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

terima kasih sudah membaca, have a good day!

siennra

Foto saya

I am Enneagram type 7 with ENTP, highly imaginative, lots of flight of ideas, yield many hobbies and skills, and unsurprisingly extraordinary. Yes, why do people even bother to define themselves as ordinary while every soul is downright created as extraordinary? :p