Sabtu, 04 Juli 2015

Belajar Gitar


"So they say the time takes away the pain, but I'm still the same. And they say that I will find another you. That can't be true," --Heartache, OOR



Ah saya menyesal tidak memasukkan satu hal ini saat ditanya target 30 hari setelah challenge, hahaha :D
Maklum, keinginan ini baru saja saya dapatkan beberapa hari yang lalu, sedangkan postingannya sudah lama saya schedule :p

Saat saya SMP, artinya sekitar 15 tahunan yang lalu (waow, udah lama ya? -_-"), saya pernah belajar main gitar, dan sempat dapat nilai yang memuaskan waktu pelajaran kesenian.
Tapi, terus saya ndak lanjut belajar lagi sejak lulus SMP, hihihi...

Waktu kuliah, yang artinya sekitar 10 tahunan yang lalu (ah, saya sudah tua rupanya :p), saya malah ikut paduan suara dan belajar ngeluarin falseto.
Tapi, terus saya ndak lanjut latihan lagi sejak lulus pendidikan preklinik dan lanjut ke profesi :p
(itulah kenapa kalo saya coba nyanyiin lagu Heartache, saya sering gagal ngeluarin falseto di titik 'so this is heartache' dan malah ngeluarin suara kayak kodok kecepit pintu -__-")

Kenapa tetiba pingin belajar gitar lagi?
Hihihi, semua berawal dari munculnya full version lagu Heartache-nya The Legend Ends di lepi saya (waw, berasa overlap sama teman blogger saya nih, sama-sama sangat attached sama movie yang itu, apalagi setelah saya tahu ada deleted scene yang super duper bikin ngiler. Ah, Hira what did you do? I can't stop ngilering nih... >.<").
Saya mendadak sadar bahwa lagu Heartache ini sesungguhnya tidak seberapa rumit untuk dipelajari, hanya membutuhkan empat jenis kunci: C, G, F dan Dm, dengan pola yang diulang-ulang.
Lihat susunan chord-nya yang paling sederhana disini.

Terus, motivasi berikutnya adalah karena saya mendadak bertatapan dengan gitar ayah yang 'tersegel' di sudut rumah karena ndak pernah dipakai.
Fyi, ayah saya dulu anggota band kampus dan sampai sekarang beliau masih bisa main gitar dan keyboard dengan mudahnya. Beberapa tahun terakhir ini, beliau sudah hampir tidak sempat main gitar maupun keyboard karena kesibukan beliau yang makin banyak.

Kadang saya ngiri,
Saya dari kecil ngefans sekali dengan orang yang bisa main keyboard atau gitar, dan lebih dari berkali-kali saya berkeinginan untuk bisa memainkan salah satu dari keduanya saat saya nyanyi.

Kayaknya keren ya?

Tapi walaupun ayah saya sudah menyediakan gitar dan keyboard untuk dipelajari, seorang Enneagram tipe 7 yang gampang kebawa angin ini selalu tiba-tiba berhenti belajar and tidur-tiduran lagi.
#plakk

Hmm... semoga angin yang sedang saya alami ini adalah angin mamiri, bukan angin topan, apalagi angin puting beliung -___-"
Bismillah... (lalu buka internet buat liat susunan kunci dan mulai pegang gitar)

2 komentar:

  1. Wow....cemangad @siennra main gitarnya, sy nyerah u baca kord & nyanyi >_<
    Lah, sy lumayan parah jg kena sindrom lagu heartache, sampai orang serumah bilang g ada lagu lain???? virus itu nularin kurcaci, tanpa sadar mereka nyanyiin heartache berulang2, mo gak mau sy bhenti muter heartache he he...takut ad korban lain.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahahaha XD
      Iya nih sejak sering lihat header blognya Hira sy jd kelilipan lagu itu terus...
      -____-"
      Sejauh ini belum ada korban, jd masih setel dulu, hihihihi XD

      Hapus

terima kasih sudah membaca, have a good day!

siennra

Foto saya

I am Enneagram type 7 with ENTP, highly imaginative, lots of flight of ideas, yield many hobbies and skills, and unsurprisingly extraordinary. Yes, why do people even bother to define themselves as ordinary while every soul is downright created as extraordinary? :p