Rabu, 06 Januari 2016

Kaurvaki - Ashoka


Many bios are romanized, but some stay meaningful and fun to watch.


Percayakah anda bahwa saya suka pilih-pilih cerita? Tidak semua cerita yang sedang in  bisa membuat saya berpikiran sama dengan sebagian besar anggota populasi. Sebaliknya, beberapa cerita yang saya sukai justru mendadak nampak aneh di mata sebagian besar orang.

Misalkan, pilihan novel saya, pilihan movie saya, pilihan dorama saya (to be honest, saya juga nonton drakor, tapi amat sangat terbatas sekali) dan pilihan drama India, hahaha XD

Ndak percaya saya suka India, hm... Memang ada alasan di balik sukanya saya sama serial yang satu ini.
Apa alasannya?
Karena si tokoh utamanya ini adalah tokoh nyata.

Eh setop, saya tidak sedang ngomongin filemnya Sharukh Khan yang dulu itu lho ya, dan to be honest saya bosan setengah mati lihat dia -_____-"
Dan to be honest saya tidak tertarik nonton film Ashoka yang dia bintangi.
Makasih :p

Siapa sih Ashoka?

Hmm... Kalau di Indonesia, perannya mirip Patih Gadjah Mada, yang mempersatukan sejumlah besar kerajaan sehingga menjadi satu kesatuan yang disebut Nusantara. Mirip seperti itulah perannya Ashoka di India.
Dari mana saya sadar tentang Ashoka? Sejujurnya nama 'Ashoka' ini sudah saya dengar sejak saya SMP, dan ingatan nama itu lengket di kepala saya,
Soalnya kan dia raja tuh, tapi namanya nama perempuan, hahaha XD
Well, at least dengan pengenalan orang Indonesia, nama 'Ashoka' berasa nama cewe :p

Nah karena ingatan aneh tersebut, memori tentang nama itu mengendap di kepala saya sehingga ketika pada suatu hari sebuah setasiun tipi menayangkan 'Chakravartin Ashoka Samraat' saya langsung blink blink... "What?! Ada sinetronnya?!"

(Sekali-kalinya saya liat tipi lho itu... Saya kan termasuk spesimen manusia yang jarang liat tipi :p)

Dan secara saya itu bukan tipikal yang bisa menjalankan rutinitas nonton tipi, maka dengan segera (walaupun saya awalnya excited ada sinet Ashoka di tipi) saya sudah bosan nyediakan waktu khusus buat nonton tipi.
Jadi akhirnya saya balik deh ke kerjaan-pengganti-nonton-tipi saya, yaitu streaming! XD

Entah sejak kapan saya jadi sering mantengi Playlistnya Ashoka di ColorsTV-nya India, hahahaha XD

Tapi ya gitu, berhub saya males mantengi tiap hari, saya biasanya ngerapel di akhir minggu atau dua minggu sekali :p
Terus tanpa diduga, ibu saya jadi ketularan suka cerita Ashoka dan sering minta dikasi spoiler :p

Kadang kadang saat saya nonton di sela waktu istirahat ngantor, teman-teman saya ngakak (mungkin tidak menduga) lihat saya nonton Ashoka,
Tapi berhubung preference saya biasanya memang beda jadi saya sih lanjut nonton terus :p

Apakah itu artinya saya suka film India?
Jawabannya, 'cuman Ashoka doang'

Saya tidak tertarik nonton yang lain-lain, termasuk sinet Mahap*tra yang bukannya bikin saya senang nontonnya, tp justru bikin saya mual-mual.
Kadar kegombalannya sinet Mahap*tra jauh diatas batas-ambang-toleransi-gombal saya
f(-____-")

Saya juga tidak tertarik nonton Karna, apalagi sinetron yang sudah modern dan sinet sejenis besutan Turki. Etapi dulu saya nonton Mahabarata sih, walaupun ndak sampe streaming (dan cuek aja kalaupun banyak kelewatan ceritanya) XD
Ashoka adalah serial India pertama yang saya ikuti dengan "serius" (perhatikan ada tanda kutipnya) sampe ke munculnya kemauan buat streaming, hahaha XD

Apa yang bikin saya betah nonton?
Hmm...
Pertama 
Karena dari segi historis, tokoh Ashoka itu beneran ada. Kalau tidak percaya tanyalah pada simbah Gugel yang super jenius itu :p

Kedua 
Karena filmnya (kalau kata orang Jawa) 'bondo', jadi kelihatan serius banget di prepnya, terutama propertinya, makeupnya, dan latar belakangnya. Saya bandingkan dengan serial kolosal India lain, rata-rata agak 'melas' jika dibandingkan Ashoka.

Ketiga 
Karena yang main cakep-cakep dan cantik-cantik. Dan itu maksudnya cakep banget (cekrek cekrek cekrek) dan cuuuantik banget (cekrek cekrek cuuuuekrek). Bukan rahasia kalau yang terekrut masuk ke serial itu memang sekumpulan orang eksotis XD

Lihatlah Tunisha Sharma yang dapat peran Rajkumari Ahenkara (scene 3.04). Cantik. Case closed. Cantik. Ini aktris tercantik di Ashoka (versi saya).


Lalu siapa aktor tercakep disitu? No other candidate: Siddharth Nigam yang dapat peran Ashoka XD

Keempat
Karena aktingnya dapet, terutama si Ashoka-nya sendiri, mulai jaman dia jadi anak hutan, lalu ketemu Chanakya dan masuk akademi (dan langsung musuhan) sama kakaknya, momen keterkejutan waktu tahu Shubradangi (ibu kandungnya) ternyata istri raja, sikapnya yang cool abis pas tunangan kakaknya naksir sama dia, sampe arc terbaru saat Ashoka ketemu Kaurvaki.

Ok I will let you know that I reeeeealllly like those scenes picturing Ashoka and Kaurvaki. They are so funny (like really really funny til I laughed out loud), tsundere but adorable, if you know what I mean XD
Kaurvaki semacam satu-satunya orang yang bisa ngimbangi Ashoka dari banyak segi, terutama segi kemampuan diplomatisnya :p


Tapi entah ya...
Kalau di cerita sejarah nyata, istri pertama (sekaligus first lovenya) Ashoka namanya Devi, bukan Kaurvaki.
Sudah gitu, sang istri pertama ini tidak dibawa kembali ke Patliputra saat Ashoka naik tahta.
Yang akhirnya jadi Maharani adalah istri kedua Ashoka, yaitu Karuvaki.
Itu sejarah yang aslinya.

Karuvaki? Kaurvaki?
Yep, itu emang spellingnya sama tapi tulisannya beda beda, hahaha :p
Bau-baunya sih Devi takkan muncul disini :p
Soalnya first love nya Ashoka disini si Kaurvaki sih :p
Gapapa lah, kayaknya saya ndak rela menyaksikan Ashoka mendua :'(

Okelah,
Sekarang kelemahannya.

Hmm...
Pertama.
Sekalipun saya nonton versi aslinya sebelum didub, saya terganggu saat muncul adegan yel-yel untuk penguasa, karena garingnya kriuk banget.
Mungkinkah memang seperti itu kriuknya? Karena di serial lain model yel-yelnya juga kriuk banget :(

Kedua.
Fillernya yang kurang kreatif.
Apa itu filler?
Filler adalah arc tambahan di luar cerita utama (arc itu segmen cerita dalam sebuah serial, biasanya dalam satu arc, tokoh utama akan mendapat satu misi utama, ada antagonis utama (biasanya baru) dan ada protagonis dan trigonis baru pula. Kata kuncinya adalah bahwa satu arc = satu misi utama)
Filler Ashoka yang ditayangkan sebelum arc yang sekarang benar-benar bikin saya kudu nangis.
Why?
Karena tidak masuk akalnya pake pol dan banget
f(-____-")
Padahal arc-arc yang sebelumnya bikin saya betah nonton lho...
Jadi saya menskip tontonan arc tidak jelas itu dan loncat ke arc berikutnya, muwahahaha XD

Saya kira dua itu aja sih kekurangannya, jadi masih banyakan kelebihannya kan ya, hohoho XD

Sebagai penutup, ini saya kasih link episode favorit saya (iya isinya Kaurvaki, she is currently my number one favorite character! XD)
Link isi Kaurvaki nih:

The first meeting, yang sampe bikin the usually cool, calm and collected Ashoka kecantol jaring (eps 227 scene 0.07) musik latarnya bikin saya ngakak XD


Ternyata memang Kaurvaki itu smart, observant dan... tidak mau kalah :p (eps 231 scene13.08) cek juga 0.07 yes :D


The first fight, over an amulet... which ended in a very funny way (eps 232 scene 11.00 sd sekitar 15.00)


Now, she really was an extraordinary girl, which kept waiting despite all the quarrels XD (eps 234 scene 0.45) and looking through the ship within storm (scene 19.30)


Trust me! I won't cut your hands! (eps 235 scene 0.05) and... I keep saying, "tsundere!"


Tapi pas mau pisah tampilannya kayak gini (eps 236 scene 07.00) samps tukeran memento pula (scene 15.45)



Tapi begitu ketemu lagi langsung berantem lagi. For the record, the boy never shout at a girl before (eps 238 scene 12.34) tapi ya bisa kerjasama melarikan diri (scene 14.38)
Well, Kaurvaki, you are smart, brave and pretty, so tell me who will not .... get annoyed with you? LOL XD



Terus bertengkarnya berlanjut dan not even the smart but lost prince in disguise could win it (eps 239 scene 0.21 - 03.20) the way he shoved away her hand made me LOL
But he took his time to observe (scene 11.31) and hurt her nose (scene 15.05)
Then... he blocked the sun for her (scene 24.17 - 26.12) which I found really sweet.
Sejujurnya ini episode favorit saya XD



Pada akhirnya, salah satu ndak tahan dengar ocehan yg satunya (eps 245 scene 13.50)


Apakah saya bisa bahasa India?
Nehi.
Saya tahu alur ceritanya karena saya juga cari written update alias sinopsisnya XD

Last but not the least, saya eager banget nih nunggu lanjutannya, hihihi :D
Hope this story will have a happy happy happy ending :')

2 komentar:

  1. Hehe...sejujurnya sy tertarik liat Ashoka ITU jg krn sejarahny to lah filmny mlh bgt. Meski g mungkiri ad bbrp film India yg bnr2 bogus. Klo serialny sy mlh ndak tahu#kuper

    BalasHapus
  2. Wah samaaaa... XD

    Nonton yg ada Kaurviki-nya aja, ini arc yang (menurut saya sih) paling menarik, soalnya akhirnya, oh akhirnya, Ashoka (yg biasanya cool dan agak sedikit... suka tepe tepe tanpa sadar) ternyata bisa jatuh cinta (dan mendadak jadi tsundere) XD

    Ngakak abis deh kalau scene mereka keluar XD

    BalasHapus

terima kasih sudah membaca, have a good day!

siennra

Foto saya

I am Enneagram type 7 with ENTP, highly imaginative, lots of flight of ideas, yield many hobbies and skills, and unsurprisingly extraordinary. Yes, why do people even bother to define themselves as ordinary while every soul is downright created as extraordinary? :p