Rabu, 09 Desember 2015

Foreshadow in Writing - Manga Reference

 
all tributes for mangastream.com


Foreshadowing is truly a magnificent art of writing

 
Jadi...
Saya sudah mengikuti manga yang ini sejak bertahun-tahun yang lalu... hmm... tahun berapa ya? 2010? 2009? 2008? Saya bahkan sudah lupa kapan mulai ngikuti serial ini, tapi ini adalah satu-satunya manga yang saya ikuti hingga hari ini.

Oke first of all, dulu manga ini jauh lebih 'innocent' dari tampilannya saat ini, dan saya pun tak tahu kenapa sekarang manga ini masuk ke beberapa kategori yang membuat saya tepok jidat. Saya agak lumayan paham sih dengan maksud Hiro Mashima-sensei ketika memutuskan untuk agak sedikit 'membelokkan tampilan' di manga ini sehingga jadi seperti sekarang ini, secara saingan manga sejenis juga banyak.

Tapi satu hal paling keren yang saya lihat di manga ini (dan kayaknya ini yang bikin saya masih baca manga ini sampe sekarang) adalah 'foreshadowing'

Foreshadowing adalah teknik menulis yang prinsipnya memberikan lubang-lubang dalam cerita yang dengan sengaja tidak dibahas mendetil oleh penulisnya, namun menjadi masuk akal pada perjalanan cerita kedepannya.

Teknik ini menjadi sangat krusial kalau kita ingin membuat pembaca penasaran.

Drop the clue here. Drop the clue there. Hide the answer for yourself until much much later.

Kira-kira semacam itu lah...

Kunci dari foreshadowing adalah penulis harus punya cerita yang matang dan konsisten sebelum penulisan berjalan, supaya tidak meleset (ya kalaupun meleset karena berubah pikiran, at least ndak jauh-jauh amat). Semakin mantap kematangan cerita, semakin mantap foreshadow yang bisa dibuat.

Walaupun mungkin banyak yang tidak setuju, tapi sejauh ini, manga yang satu ini menjadi contoh praktek foreshadow paling luar biasa.

Manga apa sih?

Sebagian mungkin sudah tahu begitu saya pajang gambar Zeref Dragneel diatas dengan wajah melankolis yang sudah siap mati...

Yupi, Fairy Tail ! 

Foreshadow di manga ini sudah ada sejak chapter-chapter awal, dan jawabannya baru hadir di chapter minggu ini (dan literally made me want to rip my hairs off).

Sedikit warning, kalau anda belum pernah tahu tentang Fairy Tail dan ingin mencoba browsing tentang manga ini, anda akan menemukan sekian besar hal yang akan membuat anda bertanya-tanya apakah saya dalam kondisi 'on-the-right-mind' karena mengikuti manga semacam ini.

Seperti yang saya sampaikan di atas, manga ini duluuu tak beginiiiii...

Tapi ceritanya bagus.

Foreshadowingnya mantap!!

Pertanyaan demi pertanyaan dijawab satu-persatu dan jadi make sense semua (dan memunculkan pertanyaan baru lagi sih...)

Which is enough reason for me to keep reading. Saya sudah belajar untuk tidak menghiraukan soal fanservice dan fokus ke ceritanya saja (karena sejujurnya kadang fanservicenya super duper ndak penting).

Jadi kesimpulannya, cerita-lah yang membuat reader bertahan. Cerita yang seperti apa? Cerita yang bikin penasaran.Kalau ndak penasaran, mana mau terus-terusan ngejar? Hihihi...
Lalu cara membuat penasaran? Hmm... teknik foreshadowing ini amat sangat terbukti ampuh.

Bisa dicoba, bisa dicoba...

Tapi kapan ya? hahahaha XD (rhetorical question)

4 komentar:

  1. He he...sesuailah dgn karakter kepo abis-mu ra, jd klo kamu baca manga ini ya wajar, penasaran ndak selesai2.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Uwah... You know me so well... XD

      Hapus
  2. Manga kalo ongoing lamaaaaaaa banget. Suka gak sabar....
    Makanya lebih suka lari ke anime. Dan kalo gak salah manga ini juga udah ada anime nya deh.
    Emp, penasaran. Emang ceritanya bagus ya?
    Googling akh.....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bagus banget XD
      Kecuali soal fanservicenya sih :(

      Hapus

terima kasih sudah membaca, have a good day!

siennra

Foto saya

I am Enneagram type 7 with ENTP, highly imaginative, lots of flight of ideas, yield many hobbies and skills, and unsurprisingly extraordinary. Yes, why do people even bother to define themselves as ordinary while every soul is downright created as extraordinary? :p