ada beberapa hal dalam hidup yang saya sesali karena sudah terkatakan.
terutama hal hal yang merubah sikon yang sudah-lama-seperti-itu menjadi out of my grasp.
tapi pemikiran selanjutnya yang muncul adalah:
jika saya waktu itu tidak mengatakan apa-apa, apakah saat ini saya tidak menyesal? atau justru lebih menyesal?
in the end,
berkaca dari pengalaman saya, tentang rasa kehilangan luar biasa yang saya alami gara-gara gak bilang apa-apa tahun kemarin,
saya memutuskan,
saya tetap memutuskan,
lebih baik menyesal karena mengusahakan sesuatu tapi gagal total daripada menyesal karena tidak melakukan apa-apa
penyesalan karena tidak melakukan apa-apa, adalah penyesalan terbesar dalam hidup saya.
apapun yang saya katakan, adalah cerminan hal-hal yang tidak ingin saya sesali,
sebenarnya.
terutama hal hal yang merubah sikon yang sudah-lama-seperti-itu menjadi out of my grasp.
tapi pemikiran selanjutnya yang muncul adalah:
jika saya waktu itu tidak mengatakan apa-apa, apakah saat ini saya tidak menyesal? atau justru lebih menyesal?
in the end,
berkaca dari pengalaman saya, tentang rasa kehilangan luar biasa yang saya alami gara-gara gak bilang apa-apa tahun kemarin,
saya memutuskan,
saya tetap memutuskan,
lebih baik menyesal karena mengusahakan sesuatu tapi gagal total daripada menyesal karena tidak melakukan apa-apa
penyesalan karena tidak melakukan apa-apa, adalah penyesalan terbesar dalam hidup saya.
apapun yang saya katakan, adalah cerminan hal-hal yang tidak ingin saya sesali,
sebenarnya.
posted from Bloggeroid
bagaimanapun menyesal itu tidak baik, jadi menurut saya yang lebih baik adalah pernah melakukan sesuatu dan mengetahui apa yang membuat sesuatu itu membuat kita merasa tidak senang, daripada berdiam diri tanpa tahu akankah suka atau duka yang menhampirinya
BalasHapuskarena waktu akan terus berputar dan tak bisa menjawab apa-apa
intinya sama namun tanpa menggunakan kata sesal, kasian si sesal kalo dia selalu diidentikkan dengan kata "salah"