Kamis, 29 Oktober 2015

Journey through the Sunset




Every single piece of second is worthy enough to change your life.


Bukan hal mudah memulai postingan kali ini. Maklum, sebenarnya postingan ini sudah ingin saya buat dari sejak seminggu yang lalu, namun ternyata deadline-deadline di depan saya lebih mengerikan daripada motivasi saya ngeblog :p
Sebenarnya sih malam ini saya pun punya super deadline berupa tugas yang harus saya kumpulkan besok pagi (dan saya baru ingat ada tugas tersebut sore ini tadi) tapi sehubungan dengan apa yang terjadi, saya memutuskan untuk ngetik postingan ini sekarang juga sebelum ide saya sinking beneath my own sea.

Isi postingan ini sebenarnya sederhana: introspeksi.

Fyuh…
Jika dilihat ke belakang, stresor yang saya alami tahun ini bisa dibilang lebih banyak dua kali lipat daripada stresor yang saya terima tahun lalu, baik dari segi kualitas maupun kuantitas.
Tapi entah kenapa, saya merasa jauh lebih menikmatinya daripada tahun lalu.
Saat saya membuka kembali postingan di blog ini dengan tag tahun 2014, saya menemukan beberapa postingan yang membuat saya pingin ngeplak diri sendiri, hehehe…

Why?

Because I feel so childish!

Ketidakmampuan saya beradaptasi dengan deadline-deadline di tahun lalu kini nampak lucu.
Hihihi :p

Mungkin itu juga sebabnya tetiba teman saya bilang, “Kamu lebih tegar ya sekarang,”

Yah, walaupun saya sendiri agak bingung juga sih itu kamsudnya saya tegar dimananya, hehe XD
Tentang deadline kah? Atau tentang yang lain?
Hehehe :D

Kalau soal setumpuk deadline, bisa dibilang memang saya lebih SANTAI menghadapi mereka saat ini dibandingkan tahun lalu.
Bahkan saat saya digebukin sama sejumlah besar deadline seperti minggu ini pun, saya masih bisa menerima mereka di hidup saya sambil cengar cengir…
Entah sejak kapan saya berprinsip bahwa deadline bukan hal yang harus disikapi secara defensif, apalagi ofensif. Deadline adalah deadline, it is ‘just a line’ and I will not dead even if I walk through it.

I learned how to dance around the lines, while living.

Jadi disinilah saya, duduk bersama Plue saat jam sudah menunjukkan 6.05 pm.
Wow, you can appreciate my dedication for my job, I mean, I am still here lho sampe jam segini, ini rekor buat dosen FK lho, ahahaha XD
Just after the sun has set today I realized that I have changed, big deal. I am no longer the same person I was a year ago. I find it funny to look back at my younger self, as if I want to smack myself for being so childish and so… immature :p

And,
Just after the sun has set today, I realized that one of some reasons that make me grow stronger day by day is my surprisingly strong attachment to this place.
This one place that has been nurturing me since the very beginning up until now.
This one place which has been witnessing so many changes in my life and personality. The joy, the sadness, the prize and the lost, the up and down, every single second I spend here is just so beautiful, so powerful and so irreplaceable.

There is nothing that haunts me. Even the whole part my past looks so beautiful and perfect, though apparently it is not as beauty nor perfect as it seems.

Just after the sun has set today, I realized how much bless God has given to me. He took away things that were not good for me, He set aside opportunities that would drag me down, and He ultimately emptied my hands to make me accept the better.

Just after the sun has set today, I realized how much I've learned to live my life better, with all troubles and miracles.

Siapa bilang hidup saya sempurna, hahaha, ketahuilah bahwa kesempurnaan itu takkan pernah jadi milik manusia :p
Hidup saya penuh dengan ketidaksempurnaan (dan deadline, lebih tepatnya),
Tapi ketahuilah bahwa di balik setiap ketidaksempurnaan (dan deadline) itu, ada kebahagiaan yang tersembunyi dibalik rasa syukur dan sikap positif.

Dan tetiba saya merasa bahwa saya adalah orang yang sangat bahagia. Hahaha :D

Alhamdulillah.

---
Whether you live your life or not, it is your choice. Whether you decide to be happy or not, it is also your choice. Because in the end, your life is yours to decide


Originally typed at 6.00 pm on 29 October 2015, somewhere in parking lot.

1 komentar:

terima kasih sudah membaca, have a good day!

siennra

Foto saya

I am Enneagram type 7 with ENTP, highly imaginative, lots of flight of ideas, yield many hobbies and skills, and unsurprisingly extraordinary. Yes, why do people even bother to define themselves as ordinary while every soul is downright created as extraordinary? :p