Rabu, 19 September 2012

penyesalan singkat

ada beberapa hal dalam hidup yang saya sesali karena sudah terkatakan.
terutama hal hal yang merubah sikon yang sudah-lama-seperti-itu menjadi out of my grasp.
tapi pemikiran selanjutnya yang muncul adalah:
jika saya waktu itu tidak mengatakan apa-apa, apakah saat ini saya tidak menyesal? atau justru lebih menyesal?

in the end,
berkaca dari pengalaman saya, tentang rasa kehilangan luar biasa yang saya alami gara-gara gak bilang apa-apa tahun kemarin,
saya memutuskan,
saya tetap memutuskan,
lebih baik menyesal karena mengusahakan sesuatu tapi gagal total daripada menyesal karena tidak melakukan apa-apa

penyesalan karena tidak melakukan apa-apa, adalah penyesalan terbesar dalam hidup saya.
apapun yang saya katakan, adalah cerminan hal-hal yang tidak ingin saya sesali,
sebenarnya.

posted from Bloggeroid

Kamis, 06 September 2012

dear friend


I know I’m no longer a good friend of yours,
I can’t keep my words for you,
I keep leaving and leaving you,
I can’t be by your side when you need me,
I’m too busy with myself,
I’ve become too selfish to even recognize you,
At least, I know those are how I am in your eyes,


I keep my mouth shut,
As I look at you, swayed by feign,
Do you ever know how much I want to punch them out for taking you for granted?
Do you ever know how much I want to slap them out in front of your eyes?
Do you ever think how much I want to shout so they’ll leave you alone?

I always watch over you, even though I am unable to be by your side at all times,
Jobs have made me isolated from you,
You can blame me all you want, I will never blame you back,
Because I understand it is no use to fight you back,

Selasa, 14 Agustus 2012

gantungan kunci



yap itu cuman gantungan kunci,
yang sedikit terlupakan, oke.
sebenarnya ndak terlupakan sih, lha wong everyday everytime sejak saya dapet, benda ini selalu nempel di saya,
yg saya sempat lupakan adalah arti di balik gantungan kunci itu...
sebenarnya bukan lupa selupa-lupanya, soalnya di alam bawah sadar saya masih ada ingatan kuat tentang makna di balik gantungan kunci ini, 
hanya saja, ingatan itu banyak ketumpukan hal-hal lain yang juga harus diingat (jadi jatuhnya sama-sama lupa ya? #eh)

bukan hal yg mewah memang, namanya juga gantungan kunci,
bukan pula gantungan kunci yg blink blink so cute ato gimana,
hanya sebuah gantungan kunci biasa, sederhana,
dan sedari awal sudah menempel di flashdisk sederhana 2G yang saya dapat dari tryout Ujian Kompetensi,

tapi gantungan kunci dan flashdisk ini memang selalu saya bawa kemana-mana sejak saya dapatkan,
saya tambahi satu flashdisk kecil mungil sehingga total saya mengantongi 10 G bersama saya tiap hari :D
saya tempeli stiker nama saya pula (dibalik sisi yg saya foto)
seringkali orang bertanya, "kok kamu bisa punya gantungan kunci ini?" dan biasanya saya cuman nyengir tanpa menjawab,
it is my own little secret *sok misterius*

bukan hanya flashdisknya saja yang berharga, buat saya gantungan kunci ini tidak kalah berharga,
dan kadang saya jadi senyum-senyum sendiri sambil lihat gantungan kunci ini, hihihi :D
nggak kadang sih, sering!! *pengakuan*
soalnya sepertinya cuman saya yang dapat gantungan kunci ini, orang lain ndak ada yang punya *terharu*
dan flashdisk saya ini jadi gak pernah hilang lho, bukan sirik, tapi soalnya kalo hilang sebentar saja, saya PASTI sudah heboh nyari kemana-mana :p
suatu ketika temen saya pun berkata, "apaan sih? kalo cari flashdisk yang tenang napa?" tapi saya tetep heboh mencari ngalor ngidul, hahahaha :p
sebenarnya kalo saat itu saya ditanya apa alasan saya heboh kesana kemari, pasti saya juga gak bisa jawab, tapi alam bawah sadar saya mengharuskan gantungan kunci dan flashdisk itu wajib segera ditemukan,

kalo saya yang sekarang, mungkin bisa jawab :p

itu memang benda yang simpel,
simpel, sangat simpel,
tapi siapa yang menduga benda sesimpel itu berharga sangat luar biasa buat saya?

yep, sangat berharga, karena sarat makna :')

------------------------
P.S. tidak ada "bau mantan" di gantungan kunci ini :p
posted from Bloggeroid

Rabu, 08 Agustus 2012

disana sini saling menipu

penyu yang kuning tu punya saya :p

entah bagaimana yang sering menjadi inspirasi postingan geje di blog saya ya dua orang geje ini ya :p
sebut saja Aba dan Iba seperti biasanya :p
malam ini, setelah pertengkaran hebat yang terjadi antara saya dan Aba dan Iba, kami pun akhirnya nyampe juga di rumah saya, dan begitu masuk kami sudah saling menghujani satu sama lain dengan semprotan komplain,
saya pun segera sadar bahwa hape saya (sepertinya, seperti biasa) ketinggalan di mobil, dan saya dengan enteng berpikiran bahwa nanti saja saya ambil di mobil, namun kemudian Iba berkata, udah masuk tas mungkin… sini kumiscall,”
dan Iba pun memiscall hape saya, tapi saya tidak mendengar suara ringtone hape saya,nah tuh kan? ketinggalan tuh… ntar deh aku ambilnya di mobil,” kata saya,
dan Aba berkata, ada yang bunyi kok… coba dengerin deh…
Iba pun menimpali,iya ada tuh… sssttt…
Kami pun diam beberapa lama dan menyadari bahwa memang ada yang bunyi, tapi itu bukan ringtone hapeku,”
terus hape siapa itu?” tanya kami,
………………………
………………………
………………………
eh itu kayaknya hapeku yang bunyi deh…celetuk Aba kemudian.
Gedubrak!!
Iba pun nyeletuk, kok bisa sih?! aku kan miscall hape siennra, knapa hape Aba yang bunyi?”
Saya dan Aba pun melihati Iba yang memandang ‘takjub’ ke hapenya dan semakin merasa gedubrak saat Iba berkata,oh… ternyata yang kumiscall hapenya Aba, he.. he.. he…
*piso mana piso?!* (edisi udah sebel dari awal)
f(-__-“)

Selasa, 17 Juli 2012

Calling Out the Moon



Dear moon, have you escaped the dark?
It’s me the friendly little star,
It’s been so long here since you hide,
Just behind the cloud in the dark,
Don’t you think it is about time,
For you,
crawl out of dark?

Dear moon, can you go out?
I know the cloud is so damn black,
It is creepy and still looks sad,
So freezing like it couldn’t crack,
But don’t you think it’s about time,
For you,
crawl out of dark?

Dear moon, I know it is hard,
For you crawl out and meet sunlight,
Even harder to shine it back,
There to the Earth on that one side,
But I think that it’s about time,
For you,
crawl out of dark,

Dear moon, please don’t be sad,
I know it’s difficult it’s hard,
You’re more to blame than to decide,
How is your world fall to down side?
But still I think it’s about time,
For you,
crawl out of dark,

Sabtu, 14 Juli 2012

tentang seorang sahabat

one conversation is needed to make everything flows back,

sahabat saya yg satu ini seperti saudara, maklum, sama sama keturunan Nabi Adam gitu...
saya kenal dia sudah cukup lama, sudah sekitar tujuh tahunan tapi tetep saja dia unik :p

kalem, kata sebagian besar orang,
iya sih, sejak kenal dia sampai sekarang saya ndak pernah lihat dia ngambek,
tutur katanya sopan, dan dia selalu tersenyum ke siapa saja,
mungkin dia juga pernah lah suebel setengah mati sama orang lain (dan mungkin itu saya, secara saya rada bandel jadi orang) tapi ndak pernah sekalipun dia mengeluarkannya ke publik,
oh pernah sih, dia pernah cerita sama saya, kalo dia sedang sebel, walopun dia lebih banyak diem daripada cerita kalo sebel,
jadi artinya kalo dia sampe bilang dia sebel, pasti sudah kelewatan deh :p

dia sahabat yang baik,
dia sangat menjaga orang lain, bukan hanya melindungi secara kasat mata, namun juga menjaga perasaan orang-orang disekitarnya,
kadang, kalo menurut saya, dia terkesan kebanyakan berkorban buat orang lain, dan kalo sudah begitu, saya pasti berubah jadi orang paling suka protes yang pernah dia kenal, hehehe :p

dia juga rajin dan teliti, tapi pada beberapa hal saja,
dan ini dilengkapi dengan kecerobohan yang melekat pada dirinya, yang makin saya kenal dia makin nyata saja,
"tiba-tiba kehilangan sesuatu" adalah hal yang biasa saya lihat dari dia,
dan kadang dia bahkan gak sadar kalo ada yg hilang sampe beberapa hari lamanya,
kadang dia melakukan beberapa kecerobohan yang super duper aneh, dan membuat saya ngakak guling guling XD
*maapkan*
beberapa kali saya pun bilang "ntar ya, kalo kamu udah nikah, kamu harus bawa pasanganmu kemana-mana, biar gak ketlisut!"

tapi yang paling saya ingat darinya adalah kemampuannya membuat saya tertawa,
mau dalam kondisi semacam apapun, dia hampir selalu bisa membuat saya lupa sejenak atas segala permasalahan yang ada,
dan dia selalu ada saat saya butuh dia, dan tidak pernah pergi sebelum dia yakin saya baik-baik saja,
kadang, eh maksud saya sering, saya merasa bahwa saya sepertinya bukan sahabat yang baik buatnya,
sering saya berpikir bahwa saya tak bisa membalas sekian banyak kebaikan yang dia lakukan buat saya,
sering saya bilang bahwa saya sangat paham tentang dia, tapi saya justru gagal mengartikan beberapa hal yang dia sampaikan dalam diam,

ingin rasanya saya bilang ke dia bahwa saya amat sangat bersyukur memiliki sahabat seperti dia,
ingin rasanya bilang kalo saya tidak akan pernah menukarkan keberadaannya dengan siapapun di kehidupan saya,
ingin rasanya bilang bahwa saya menyayangi dia, dan tiap kali saya ingat dia, saya selalu berharap dia baik-baik saja,

seandainya waktu bisa memberikan kesempatan sekali lagi, saya pasti mengatakan padamu: "i'm blessed to have someone like you,"
posted from Bloggeroid

Jumat, 13 Juli 2012

memilih diam

beware: uneg uneg detected :p

naturally, saya talkative, tapi ternyata ada beberapa hal yang tidak bisa saya share kemana mana,
kenapa tidak bisa dishare? karena terlalu panjang, terlalu kompeks dan terlalu personal buat dijelaskan, dan tidak semua orang bakalan 'ngeh' walopun saya menjelaskan dari awal hingga akhir,
secara gitu... mereka gak mengalami,

ya sudahlah...
they say i am not the old me,
banyak orang dari banyak penjuru bilang saya berubah, dan tidak berubah jadi lebih baik katanya,
hehehe :p
well, maybe, maybe yes maybe no,
biarlah Allah nanti yang bicara kenapa saya berubah, kenapa saya tak lagi seperti dulu dan kenapa saya membuat beberapa keputusan (yang katanya keputusan yang sangat keras kepala),

walaupun diam pun tak benar, itu hal paling benar yang bisa saya lakukan,
selebihnya, terserah saja lah...
semua orang berhak berpendapat, berhak berprasangka dan berhak melakukan apa saja,


you may kill me with the words or shoot me with your hate, but still like air i'll rise

posted from Bloggeroid

Selasa, 10 Juli 2012

sisi lain semut dan gajah

pernah kan dengar peribahasa semut di seberang lautan tampak, gajah di pelupuk mata gak kelihatan
saya menemukan tafsir lain dari peribahasa tersebut setelah semedi selama seminggu:

kadang, kita terlalu sibuk peduli dengan yang ada di jauh, dan lupa bahwa tepat disamping kita, selama ini, ada orang yang selalu peduli pada kita,
lebih dari siapapun,

ternyata mereka selalu mengamati kita,
mendoakan kita baik-baik saja,
dan selalu siap sedia menguatkan kita tanpa kita harus meminta,

mereka menyayangi kita apa adanya,
tahu segala baik buruknya kita,
paham saat kita bahagia maupun saat marah,
tapi tak pernah pergi,

tapi kitanya yang kadang lupa dan sibuk menyayangi orang lain,
dan saat kita sadar betapa besar perasaan mereka pada kita, percayalah bahwa rasanya bakal campur aduk antara bersyukur dan merasa bersalah,

kesimpulan saya:
ada baiknya kita berhenti sejenak, melihat ke kanan dan kiri kita, untuk memahami siapa yang sebenarnya pantas kita sebut 'berharga' :)


dear, kamu,
maaf selama ini aku tidak memahamimu,
maaf selama ini aku gagal menyimpulkan arti keberadaanmu,
hanya satu hal yang terucap saat aku menyadari yang terlupa:
"i'm so blessed,"

posted from Bloggeroid

Rabu, 04 Juli 2012

never mind i'll find someone better than you

"ah kamu kan ahli move on,"
kata seorang teman saya hari ini menanggapi sejumlah kegalauan yang muncul dalam hidup saya beberapa waktu terakhir,

kata siapa saya ndak feels like broken,
i did feel like broken,
but i choose to move on,
bukan saya namanya kalo gagal move on, ya nggak?

satu kegagalan disini tidak berarti harus menjadikan saya gagal di tempat lain,
besok saya masih harus hidup, harus menyelesaikan sejumlah besar pekerjaan dan tanggung jawab saya dan saya tidak punya waktu buat feeling broken terlalu lama,

sedih? jelas..
nangis? of course, i'm just a human afterall,
but that's all, i have a life to live,
realistis sajalah ^ ^v

jodoh di tangan Tuhan dan saya tidak berniat memperpanjang masa berkabut gak jelas ini dengan terus berhenti di sini,
i guess you missed out a wonderful girl right here, and you'll never find anyone like her again,
jadi jangan harapkan kamu bakal bisa menyanyikan single top milik Adele "never mind i'll find someone like youuu.."

takkan ada orang sepertiku,
dan saya pun takkan mencari orang sepertimu, karena saya akan menemukan orang yang jauh lebih baik daripadamu,
sehingga lirik lagunya saya ganti menjadi,
"never mind i'll find someone better than youuu.."
^ ^v

suatu saat saya akan tahu alasan Allah mempertemukan saya denganmu,
dan malam ini, di nisfu sya'ban ini, saya tahu doa apa yang harus saya panjatkan pada-Nya untuk diri saya sendiri,

dan seperti kata Kelly Clarkson yang pernah saya bahas sebelumnya "what doesn't kill you makes you stronger, stand a little taller, doesn't mean i'm lonely when i'm alone,"
benar adanya, toh saya masih hidup, dan saya bisa merasakan saya berubah menjadi lebih tegar dan lebih bijak,
dan benar adanya, saya tidak sendirian, karena saya punya mereka yang tak pernah gagal membuat saya kembali berpikiran positif untuk maju ke depan, dan menaruh masa lalu di masa lalu,

ya, karena masa lalu tak akan saya bawa ke masa sekarang, apalagi masa depan,
dan karena ini keputusan saya, saya yakin tidak akan menyesalinya,
but thanks, at least now i am wiser, stronger, and a lot better than before..



"no it's really, never mind, i'll find someone better than you,"
posted from Bloggeroid

Selasa, 03 Juli 2012

if happy ever after did exist..?

sebentar,
saya mau buat postingan yang AGAK galau,
*ijin sama pembaca*

"I'm at the payphone trying to call home All of my change i spend on you When are the times gone baby it's all wrong Where are the plans we made for two? Yeah I, I know it's hard to remember the people we used to be It's even harder to picture that you're not here next to me You said it's too late to make it but is it too late to try And in all time that you wasted all of our bridges burnt down I wasted my night You turned off the light Now i'm paralyzed still stucked at that time when we call it love But even the sun sets in paradise
I'm at the payphone trying to call home All of my change i spend on you When are the times gone baby it's all wrong Where are the plans we made for two If happy ever after did exist i will still be holding you like this All those fairytales are full of it One more stupid love song i'll be sick
You turn your back on tomorrow as you forget yesterday I gave you my love to borrow but you just gave it away You can't expect me to be fine I don't expect you to care I know I've said before but all of our bridges burnt down I wasted my night You turned off the light Now i'm paralyzed still stuck at that time when we call it love But even the sun sets in paradise I'm at the payphone trying to call home All of my change i spend on you When are the times gone baby it's al wrong Where are the plans we made for two If happy ever after did exist i will still be holding you like this All those fairytales are full of it One more stupid love song i'll be sick"


no copyright intended,
just a random thought,
about "happy ever after",
did it ever exist?


ada sesuatu yang membuat lagu ini begitu lekat di telinga saya, via laptop dan via hape,
karena kurang lebih itulah isi hati saya saat ini,
sebagai manusia saya berharap, saya menaruh harapan dan kepercayaan,
dan bagi saya, tersenyum pada semua orang itu mudah,
TIDAK MERASA stres itu mudah,
tapi kenyataannya, fisik saya rupanya lebih jujur dari pikiran saya *lirik Saa dan supermayang*

manusia adalah tempatnya kesalahan,
dan kalau saja kamu tahu, saya sudah memaafkanmu,
bukannya saya tidak mau berjalan kembali ke arahmu, tapi ada rasa takut dan khawatir yang memberatkan,
seandainya kamu tahu, sebesar apapun rasa takutmu, rasa takut saya jauh lebih besar, jadi kalau kamu tidak berani melangkah kembali, nah apalagi saya?

sebelum semua jembatan tergerus habis, saya berharap saya bisa kembali menemukanmu di sini, di samping saya,
karena saat semua jembatan itu terputus, saya harus move on,

"if happy ever after did exist, i will still be holding you like this,"


-------------------------------------
Song: Payphone © Maroon 5
(no copyright intended)

posted from Bloggeroid

Jumat, 22 Juni 2012

saat move on itu susah



Seorang teman hari ini bertanya pada saya sore kemarin: gimana sih caranya move on?”
Dan saya tersenyum, karena saya merasa dia pasti belum baca postingan saya, hahaha *edisi narsis*
(see: 10 Tanda Sudah Move On by siennra)
Bukannya saya sombong, tapi saya termasuk yang paling bisa move on diantara teman-teman sebaya saya,
Bukannya saya gak pernah suka orang lain sepenuh hati, tapi saya hanya sedikit lebih logis diantara sekian banyak cewek seusia saya,
Usia seperti saya ini emang rawan galau karena satu dan lain hal, terbukti pada sebulan terakhir ini sudah ada setidaknya tiga teman saya yang terjebak arus galau dan kesulitan move on,

Sekedar share saja, dan saya juga tidak berniat memperbagus diri,
Tapi, mungkin point of view yang saya punya ini bisa membuat pembaca yang sedang mengalami hal yang sama dengan tiga teman saya tadi untuk sedikit merubah point of view juga tentang seuatu bernama move on,

Jadi,
Move on itu susah,
Saya pernah berada dalam suatu kondisi yang memberikan suatu pukulan luar biasa secara mental pada diri saya,
Rasa kehilangan mendalam, rasa kecewa luar biasa, rasa tidak terima, rasa diperlakukan tidak adil, rasa tidak dipahami oleh siapapun di dunia ini, rasa yang super duper negatif ting ting deh, campur aduk jadi satu,
Kalau sudah kayak gitu, mau move on dari mana?
Harus mulai darimana?

Yap, “harus mulai darimana?” adalah pertanyaan yang selalu saya dengar dari siapapun itu yang mau move on,
Dan biasanya saya balik tanya sih, “lha kamu mau mulai darimana?”
Dan pasti jawaban selanjutnya adalah, “mana kutahu?! Makanya aku tanya!” ^^v
Yah, sebenarnya saya juga pernah mengalami pergolakan batin luar biasa saat saya diharuskan move on,
Saya saat itu juga tidak tahu harus mulai darimana,
Saya saat itu juga tidak tahu apa yang harus saya lakukan,
Dan saya saat itu juga tidak mengerti kenapa semua orang meminta saya move on,

But right now I know the answer,

Move on tidak dimulai dari satu sisi, tapi dari segala sisi kehidupan secara simultan,
Tak hanya sekedar buang sms, delete foto dan pergi dari tempat penuh kenangan, tapi juga memberanikan diri untuk melangkah ke depan,
Bagaimana caranya?

Kamis, 14 Juni 2012

suatu hari di bulan Juni

suatu hari di bulan Juni, atau lebih tepatnya, hari ini, 14 Juni 2012 adalah Hari Kitiran Sedunia,
tau gak kitiran itu apa?
kitiran itu baling-baling, mirip kayak baling-baling bambu punya doraemon itu lho,

kenapa saya menyebut hari ini demikian?
begini ceritanya...

WARNING: cerita panjang alias cerpan dengan bumbu curcol detected, read at your own risk..

tiga hari sebelum ini adalah hari yang sangat menguras emosi saya,
alhasil saya nyungsep di bawah bantal selama berjam-jam dan membuat rumah saya heboh karena siennra yang biasanya ngakak ngalor ngidul tiba-tiba ngabisin sekian lembar tisu hanya buat nangis,
pagi ini saya (entah bagaimana) saya bangun dengan satu ingatan tentang salah satu twit favorit saya di twitter:
"you may kill me with you hatred, or shoot me with your words, but still, like air, i'll rise...!"
entah darimana, dari Hongkong apa dari Jepang tapi tiba-tiba muncul aja itu twit, hahahaha ^^v

maka pagi ini dengan penuh semangat saya berangkat agak siangan, jam delapan pagi, akibat saya keasyikan nonton Spongebob (baca: berangkat gara-gara diusir ibu disuruh cepetan),
dengan ditemani lagu yang masih menjadi teman setia saya sejak tiga hari yang lalu: Kelly Clarkson- To Make You Feel My Love, saya nyopir mobil kesayangan saya, Gray (saya kasih nama dia begitu karena dia warnanya abu-abu dan saya suka karakter Gray di Romancing Saga Minstrel Song) menuju kampus Universitas Brawijaya,

setengah jam kemudian (saya emang kalo nyopir tu lambat) saya parkir di depan Bank Mandiri UB dan berjalan kaki menuju pos pemberhentian saya sehari-hari, sekitar 300 meter dari Bank Mandiri,
dan gitu itu, hape Simpati saya pake ketinggalan di mobil (saya punya dua hape, satu Simpati, satu Axis),
lebih parah lagi, saya sadarnya kalo hape ketinggalan tu pas saya sudah menempuh jarak 299.5 meter dari Bank Mandiri,
#tepokjidat

Rabu, 13 Juni 2012

arti kalimat: "What Doesn't Kill You Makes You Stronger"

setelah biasanya buat postingan geje, saya mau buat postingan yang agak serius dikit! change of pace!!


Stronger,
sebuah judul lagu dari Kelly Clarkson ini tak sengaja mampir ke telinga saya pagi ini,
entah karena takdir macam apaan, tiba-tiba saja ada yang muterin di radio, hahaha ^^v

saya teringat pembicaraan saya dengan empat orang sahabat saya, sekitar enam bulan yang lalu saat saya berjuang untuk berhenti menyesali rasa kehilangan yang saat itu adalah rasa kehilangan terbesar yang pernah saya alami,
mereka berempat saat itu keheranan bagaimana saya masih bisa ketawa ketiwi, dan masih bisa ndengerin orang lain curhat dan membantu mereka move on dan tersenyum lagi, padahal di dalam hati saya ada gempa bumi 15 skala Richter,

tapi menurut mereka, itu adalah kelebihan sekaligus kekurangan yang saya miliki,
saya bisa jadi sangat tegar, dan tak akan ada seorang pun yang menyadari isi hati saya saat saya tersenyum dan tertawa,
mau bergejolak macam apapun, senyum adalah topeng terbaik yang saya punya dan saya tidak pernah berencana membuang topeng kesayangan saya yang satu itu,

seorang sahabat saya berkata bahwa siennra adalah orang yang gak bakal bisa nangis di depan orang lain,
seorang sahabat lain berkata bahwa siennra itu bisa begitu lembut sama orang lain, tapi keras sama diri sendiri,
seorang sahabat lagi berkata bahwa hanya dengan melihat siennra sekilas, maka gak bakal kelihatan betapa saya bisa memendam perasaan yang 'sampai segitunya'
seorang sahabat lagi berkata bahwa salah satu hal paling inspiratif adalah bagaimana saya bisa tetap begitu tegar walaupun sudah jatuh nyungsep dan guling-guling f(-__-")

pura-pura kuat?
nggak juga,
aslinya saya kuat kok,
kuat tidur berjam-jam dan kuat makan coklat 100 batang, hahaha ^^v

nope, seriously, saya punya beberapa alasan yang membuat saya harus jadi pribadi yang tegar,

yang pertama adalah, karena kita takkan tahu kapan dan siapa yang bakal memerlukan kita,
saat seseorang curhat sama saya, saya ndak bisa tidak pasti merasa harus membantu sampai selesai,
bagaimana saya bisa membantu seseorang yang sudah mempercayakan ceritanya pada kita kalau saya sendiri sibuk nyungsep dan gak bisa move on?
salah satu hal yang paling melegakan adalah saat kita bisa membuat seseorang yang awalnya sibuk dengan emosi negatifnya menjadi kembali tersenyum, terutama jika itu adalah orang-orang terdekat kita,


yang kedua adalah, karena kita takkan tahu siapa yang terkuatkan hatinya karena melihat kita tersenyum,
yep, terkadang hanya butuh satu senyuman dari seseorang yang dekat dengan kita untuk kembali menemukan kekuatan dan keyakinan yang kita punya,
makanya, itu adalah satu alasan kuat untuk tetap tersenyum,

yang ketiga adalah, memberi energi positif bagi diri sendiri,
sudah tahu kitanya sedang dipenuhi energi negatif berupa kesedihan dan rasa kehilangan, masa mau dilanjutkan pake muka cemberut dan nangis yang keterusan?
nggak kalee,
itu adalah saat kita berdamai dengan diri sendiri dan memberikan energi positif buat diri kita sendiri,
nobody is cute when they're crying..

yang keempat adalah, belum tentu yang nyakitin kita itu bermaksud demikian,
mungkin saja dia melakukan hal tersebut buat melindungi kita (yap, saya pernah mengalami ini),
that's why, bakal amat sangat lebih bijak kalau kita juga mau mencoba untuk berada dalam posisi orang yang menyakiti kita,
kenapa dia seperti itu?
haruskah dia melakukan hal seperti itu?
kalau aku jadi dia, apakah aku bakal melakukan hal yang sama?
jika kita bisa menggunakan pemikiran jernih kita buat melihat dari sisi pandang orang lain, kita akan lebih bijak dalam menghadapi emosi kita, dan gak buru-buru memutuskan seseorang itu buruk,
seorang sahabat saya mengirimi saya suatu ungkapan yang bener-bener saya inget (tapi saya tahu dia copas) seperti ini:
"when someone is really care about you, they will never hurt you; but if they do hurt you, you can see that in their eyes, they're hurting too,"

yang kelima adalah, kita takkan tahu apa maksud Allah memberikan jalan seperti ini,
kita mungkin menyesal, merasa sedih, merasa kehilangan, merasa ini itu, tapi mirip dengan postingan saya sebelumnya, Allah tak pernah telat, dan tak pernah buru-buru,
Dia memiliki maksud di balik semua hal yang kita alami, jadi kita pun harus lebih bijak dan lebih berpikiran positif terhadap kehidupan,
semua pasti ada waktunya,
dan waktunya pasti tepat,

yang terakhir adalah, karena kita tidak sendirian,
akhir tahun kemarin, mungkin saya tidak akan bisa bangkit dari rasa kehilangan saya jika tidak ada mereka,
mereka adalah orang-orang yang memberi saya alasan untuk tetap tegar, tetap tersenyum, tetap moving on, dan tetap berpikiran positif,
karena saya memiliki mereka, saya selalu yakin bahwa saya pasti bisa menghadapi apapun kedepannya nanti,


stronger,
sebuah kata yang muncul dan berkembang saat kita mampu melihat sisi positif dari sebuah kejadian,
seperti halnya sabar itu pilihan, maka stronger juga pilihan,
kita bisa memilih apakah kita mau tetap mutung sambil gali lobang di pojokan atau keluar dan menghadapi dunia, saya cuman mau ngasi saran kalau mau gali lobang, jangan lupa ditutup sekalian biar gak bikin orang lain kecemplung (eh..)
saat kita digampar sesuatu yang sangat menyakitkan, gakpapa kok kalau mau nyungsep dulu, tapi jangan lama-lama, soalnya seperti quote favorit saya yang dilontarkan oleh dhiyan:
"waktu itu gak punya lampu merah, lampunya ijo terus, dan kalau kau berhenti, kau cuma bikin macet!" (Dhiyan, 2012)
emangnya aku si Komo??! enggak lah f(-__-")

dan sesuai dengan lirik lagu Kelly Clarkson juga,
"in the end, what doesn't kill you makes you stronger, stand a little taller, doesn't mean i'm lonely when i'm alone,"

----------------------------------------------------------------------
NB: alasan mbuat postingan ini? pingin aja, soalnya lagu Stronger ini sudah banyak menginspirasi saya selama beberapa bulan terakhir ^^v

Minggu, 10 Juni 2012

sabar itu pilihan

di sekitar saya sedang ada banyak orang yang tidak sabar,
ada aja gitu yang bikin ndak sabar,
satu orang karena sedang geregetan sama orang lain,
satu orang karena mupeng habis liat kakaknya nikah,
satu orang karena takut kehilangan 'penemuan'-nya yg sudah dia cari bertahun-tahun,
satu orang karena sedang diuji dengan penempatan yang tidak sesuai kompetensinya,
satu orang karena sedang ketularan pingin buat sate biar bisa jualan bareng  Pak Sabar (eh),
dan lain sebagainya,
alasannya variatif semua pokoknya, dan saya heran kenapa mereka semua jadi tidak sabaran di saat bersamaan f(-__-")

dan pada kesemuanya saya berkata,
sabar itu pilihan,

saya (katanya temen-temen sih) orangnya sabar, tapi ada juga yang bilang bahwa saya (aslinya) sering ndak sabaran,
sebenernya sih, kalau buat saya semua itu tergantung sikon, ada saat-saat dimana kita perlu jadi tidak sabaran dan ngejar secepet-cepetnya,
kapan?

1. saat itu menyangkut hidup dan mati
2. saat itu sangat mengganggu dan tidak tertahankan buat kita

tidak tertahankan adalah suatu ambang yang berbeda-beda di masing-masing orang, namun uniknya, ini adalah ambang yang bisa kita tentukan secara sadar,
saat kita memilih untuk tidak menjadikannya rendah, ya itu adalah pilihan kita,
saat kita memilih untuk meninggikan batas ambang kesabaran kita, itupun pilihan kita,

siapa bilang orang sabar itu selalu orang yang lebih baik daripada yang tidak sabar?
buat saya, sabar itu pilihan,
saya bisa memilih menjadi orang yang sangat sabar dalam beberapa hal, namun saat sudah mencapai ambang batas, saya pun akan kembali sebagai manusia biasa yang bisa kecewa, bisa ngambek, bisa nangis, dan bisa lari sejauh-jauhnya,

lalu seseorang pun berkata pada saya,
"Akar dari kesabaran adalah ikhlas. Ikhlas bahwa saat ini Allah hanya memberi sebegini saja, dan belum lebih. 
Sadari bahwa Allah tak pernah telat, dan tak pernah buru-buru. 
Allah selalu tepat waktu. Maka, jika ada sesuatu hal terjadi tak sesuai dengan perkiraanmu, ingatlah bahwa Allah punya buku cerita rahasia tentangmu. 
Ingatlah bahwa semua ketidakberuntungan yang kamu alami itu pasti ada maksudnya.
Dan Allah menjadikanmu memiliki kemampuan berpikir jernih, maka sebelum tenggelam pada emosi buruk bentuk apapun, buatlah pilihan yang tepat, apakah luapan emosimu akan menjadikan segalanya lebih baik, atau lebih buruk?
Lagian, kamu kan suka main game, jadi anggap saja menaikkan batas ambang kesabaran itu analog sama menaikkan levelmu di game,
gampang kan?"


hehehe, endingnya aneh ya? f(-__-")
tapi dengan demikian saya selalu ingat, bahwa sabar itu pilihan, (maksudnya bukan kalau beli sate bisa pilih beli di Pak Sabar atau bukan, tapi kita bisa memilih untuk menjadi sabar atau menjadi tidak sabaran :p)

oiya, dan sabar bukan berarti nrimo bin pasrah,
sabar baru boleh dilakukan setelah kita melakukan sebisa kita, namun outcome belum sesuai dengan harapan kita,
lihatlah Pak Sabar, dia dengan sabar jualan sate, walaupun kadang orang-orang sedang bosen sate dan hijrah ke pangsit,
kalau Pak Sabar bisa, kenapa kita tidak (eh.. salah ya?)

intinya adalah, saat kita merasa akan segera kehilangan kesabaran, mari berdiam diri sejenak dan merenung, benarkah kita harus kehilangan kesabaran saat itu juga?
karena lepas dari masalah sate, sekali lagi sabar itu pilihan,
pilihan buatmu, dan pilihan buat saya,


------------------------------------------------------------
NB: maaf Pak Sabar, saya pinjam namanya disini, dan saya doakan bisnisnya selalu ramai dan bapak selalu sabar menghadapi blogger yang suka ambil nama orang seperti saya ini :')