Selasa, 17 Juli 2012

Calling Out the Moon



Dear moon, have you escaped the dark?
It’s me the friendly little star,
It’s been so long here since you hide,
Just behind the cloud in the dark,
Don’t you think it is about time,
For you,
crawl out of dark?

Dear moon, can you go out?
I know the cloud is so damn black,
It is creepy and still looks sad,
So freezing like it couldn’t crack,
But don’t you think it’s about time,
For you,
crawl out of dark?

Dear moon, I know it is hard,
For you crawl out and meet sunlight,
Even harder to shine it back,
There to the Earth on that one side,
But I think that it’s about time,
For you,
crawl out of dark,

Dear moon, please don’t be sad,
I know it’s difficult it’s hard,
You’re more to blame than to decide,
How is your world fall to down side?
But still I think it’s about time,
For you,
crawl out of dark,

Sabtu, 14 Juli 2012

tentang seorang sahabat

one conversation is needed to make everything flows back,

sahabat saya yg satu ini seperti saudara, maklum, sama sama keturunan Nabi Adam gitu...
saya kenal dia sudah cukup lama, sudah sekitar tujuh tahunan tapi tetep saja dia unik :p

kalem, kata sebagian besar orang,
iya sih, sejak kenal dia sampai sekarang saya ndak pernah lihat dia ngambek,
tutur katanya sopan, dan dia selalu tersenyum ke siapa saja,
mungkin dia juga pernah lah suebel setengah mati sama orang lain (dan mungkin itu saya, secara saya rada bandel jadi orang) tapi ndak pernah sekalipun dia mengeluarkannya ke publik,
oh pernah sih, dia pernah cerita sama saya, kalo dia sedang sebel, walopun dia lebih banyak diem daripada cerita kalo sebel,
jadi artinya kalo dia sampe bilang dia sebel, pasti sudah kelewatan deh :p

dia sahabat yang baik,
dia sangat menjaga orang lain, bukan hanya melindungi secara kasat mata, namun juga menjaga perasaan orang-orang disekitarnya,
kadang, kalo menurut saya, dia terkesan kebanyakan berkorban buat orang lain, dan kalo sudah begitu, saya pasti berubah jadi orang paling suka protes yang pernah dia kenal, hehehe :p

dia juga rajin dan teliti, tapi pada beberapa hal saja,
dan ini dilengkapi dengan kecerobohan yang melekat pada dirinya, yang makin saya kenal dia makin nyata saja,
"tiba-tiba kehilangan sesuatu" adalah hal yang biasa saya lihat dari dia,
dan kadang dia bahkan gak sadar kalo ada yg hilang sampe beberapa hari lamanya,
kadang dia melakukan beberapa kecerobohan yang super duper aneh, dan membuat saya ngakak guling guling XD
*maapkan*
beberapa kali saya pun bilang "ntar ya, kalo kamu udah nikah, kamu harus bawa pasanganmu kemana-mana, biar gak ketlisut!"

tapi yang paling saya ingat darinya adalah kemampuannya membuat saya tertawa,
mau dalam kondisi semacam apapun, dia hampir selalu bisa membuat saya lupa sejenak atas segala permasalahan yang ada,
dan dia selalu ada saat saya butuh dia, dan tidak pernah pergi sebelum dia yakin saya baik-baik saja,
kadang, eh maksud saya sering, saya merasa bahwa saya sepertinya bukan sahabat yang baik buatnya,
sering saya berpikir bahwa saya tak bisa membalas sekian banyak kebaikan yang dia lakukan buat saya,
sering saya bilang bahwa saya sangat paham tentang dia, tapi saya justru gagal mengartikan beberapa hal yang dia sampaikan dalam diam,

ingin rasanya saya bilang ke dia bahwa saya amat sangat bersyukur memiliki sahabat seperti dia,
ingin rasanya bilang kalo saya tidak akan pernah menukarkan keberadaannya dengan siapapun di kehidupan saya,
ingin rasanya bilang bahwa saya menyayangi dia, dan tiap kali saya ingat dia, saya selalu berharap dia baik-baik saja,

seandainya waktu bisa memberikan kesempatan sekali lagi, saya pasti mengatakan padamu: "i'm blessed to have someone like you,"
posted from Bloggeroid

Jumat, 13 Juli 2012

memilih diam

beware: uneg uneg detected :p

naturally, saya talkative, tapi ternyata ada beberapa hal yang tidak bisa saya share kemana mana,
kenapa tidak bisa dishare? karena terlalu panjang, terlalu kompeks dan terlalu personal buat dijelaskan, dan tidak semua orang bakalan 'ngeh' walopun saya menjelaskan dari awal hingga akhir,
secara gitu... mereka gak mengalami,

ya sudahlah...
they say i am not the old me,
banyak orang dari banyak penjuru bilang saya berubah, dan tidak berubah jadi lebih baik katanya,
hehehe :p
well, maybe, maybe yes maybe no,
biarlah Allah nanti yang bicara kenapa saya berubah, kenapa saya tak lagi seperti dulu dan kenapa saya membuat beberapa keputusan (yang katanya keputusan yang sangat keras kepala),

walaupun diam pun tak benar, itu hal paling benar yang bisa saya lakukan,
selebihnya, terserah saja lah...
semua orang berhak berpendapat, berhak berprasangka dan berhak melakukan apa saja,


you may kill me with the words or shoot me with your hate, but still like air i'll rise

posted from Bloggeroid

Selasa, 10 Juli 2012

sisi lain semut dan gajah

pernah kan dengar peribahasa semut di seberang lautan tampak, gajah di pelupuk mata gak kelihatan
saya menemukan tafsir lain dari peribahasa tersebut setelah semedi selama seminggu:

kadang, kita terlalu sibuk peduli dengan yang ada di jauh, dan lupa bahwa tepat disamping kita, selama ini, ada orang yang selalu peduli pada kita,
lebih dari siapapun,

ternyata mereka selalu mengamati kita,
mendoakan kita baik-baik saja,
dan selalu siap sedia menguatkan kita tanpa kita harus meminta,

mereka menyayangi kita apa adanya,
tahu segala baik buruknya kita,
paham saat kita bahagia maupun saat marah,
tapi tak pernah pergi,

tapi kitanya yang kadang lupa dan sibuk menyayangi orang lain,
dan saat kita sadar betapa besar perasaan mereka pada kita, percayalah bahwa rasanya bakal campur aduk antara bersyukur dan merasa bersalah,

kesimpulan saya:
ada baiknya kita berhenti sejenak, melihat ke kanan dan kiri kita, untuk memahami siapa yang sebenarnya pantas kita sebut 'berharga' :)


dear, kamu,
maaf selama ini aku tidak memahamimu,
maaf selama ini aku gagal menyimpulkan arti keberadaanmu,
hanya satu hal yang terucap saat aku menyadari yang terlupa:
"i'm so blessed,"

posted from Bloggeroid

Rabu, 04 Juli 2012

never mind i'll find someone better than you

"ah kamu kan ahli move on,"
kata seorang teman saya hari ini menanggapi sejumlah kegalauan yang muncul dalam hidup saya beberapa waktu terakhir,

kata siapa saya ndak feels like broken,
i did feel like broken,
but i choose to move on,
bukan saya namanya kalo gagal move on, ya nggak?

satu kegagalan disini tidak berarti harus menjadikan saya gagal di tempat lain,
besok saya masih harus hidup, harus menyelesaikan sejumlah besar pekerjaan dan tanggung jawab saya dan saya tidak punya waktu buat feeling broken terlalu lama,

sedih? jelas..
nangis? of course, i'm just a human afterall,
but that's all, i have a life to live,
realistis sajalah ^ ^v

jodoh di tangan Tuhan dan saya tidak berniat memperpanjang masa berkabut gak jelas ini dengan terus berhenti di sini,
i guess you missed out a wonderful girl right here, and you'll never find anyone like her again,
jadi jangan harapkan kamu bakal bisa menyanyikan single top milik Adele "never mind i'll find someone like youuu.."

takkan ada orang sepertiku,
dan saya pun takkan mencari orang sepertimu, karena saya akan menemukan orang yang jauh lebih baik daripadamu,
sehingga lirik lagunya saya ganti menjadi,
"never mind i'll find someone better than youuu.."
^ ^v

suatu saat saya akan tahu alasan Allah mempertemukan saya denganmu,
dan malam ini, di nisfu sya'ban ini, saya tahu doa apa yang harus saya panjatkan pada-Nya untuk diri saya sendiri,

dan seperti kata Kelly Clarkson yang pernah saya bahas sebelumnya "what doesn't kill you makes you stronger, stand a little taller, doesn't mean i'm lonely when i'm alone,"
benar adanya, toh saya masih hidup, dan saya bisa merasakan saya berubah menjadi lebih tegar dan lebih bijak,
dan benar adanya, saya tidak sendirian, karena saya punya mereka yang tak pernah gagal membuat saya kembali berpikiran positif untuk maju ke depan, dan menaruh masa lalu di masa lalu,

ya, karena masa lalu tak akan saya bawa ke masa sekarang, apalagi masa depan,
dan karena ini keputusan saya, saya yakin tidak akan menyesalinya,
but thanks, at least now i am wiser, stronger, and a lot better than before..



"no it's really, never mind, i'll find someone better than you,"
posted from Bloggeroid

Selasa, 03 Juli 2012

if happy ever after did exist..?

sebentar,
saya mau buat postingan yang AGAK galau,
*ijin sama pembaca*

"I'm at the payphone trying to call home All of my change i spend on you When are the times gone baby it's all wrong Where are the plans we made for two? Yeah I, I know it's hard to remember the people we used to be It's even harder to picture that you're not here next to me You said it's too late to make it but is it too late to try And in all time that you wasted all of our bridges burnt down I wasted my night You turned off the light Now i'm paralyzed still stucked at that time when we call it love But even the sun sets in paradise
I'm at the payphone trying to call home All of my change i spend on you When are the times gone baby it's all wrong Where are the plans we made for two If happy ever after did exist i will still be holding you like this All those fairytales are full of it One more stupid love song i'll be sick
You turn your back on tomorrow as you forget yesterday I gave you my love to borrow but you just gave it away You can't expect me to be fine I don't expect you to care I know I've said before but all of our bridges burnt down I wasted my night You turned off the light Now i'm paralyzed still stuck at that time when we call it love But even the sun sets in paradise I'm at the payphone trying to call home All of my change i spend on you When are the times gone baby it's al wrong Where are the plans we made for two If happy ever after did exist i will still be holding you like this All those fairytales are full of it One more stupid love song i'll be sick"


no copyright intended,
just a random thought,
about "happy ever after",
did it ever exist?


ada sesuatu yang membuat lagu ini begitu lekat di telinga saya, via laptop dan via hape,
karena kurang lebih itulah isi hati saya saat ini,
sebagai manusia saya berharap, saya menaruh harapan dan kepercayaan,
dan bagi saya, tersenyum pada semua orang itu mudah,
TIDAK MERASA stres itu mudah,
tapi kenyataannya, fisik saya rupanya lebih jujur dari pikiran saya *lirik Saa dan supermayang*

manusia adalah tempatnya kesalahan,
dan kalau saja kamu tahu, saya sudah memaafkanmu,
bukannya saya tidak mau berjalan kembali ke arahmu, tapi ada rasa takut dan khawatir yang memberatkan,
seandainya kamu tahu, sebesar apapun rasa takutmu, rasa takut saya jauh lebih besar, jadi kalau kamu tidak berani melangkah kembali, nah apalagi saya?

sebelum semua jembatan tergerus habis, saya berharap saya bisa kembali menemukanmu di sini, di samping saya,
karena saat semua jembatan itu terputus, saya harus move on,

"if happy ever after did exist, i will still be holding you like this,"


-------------------------------------
Song: Payphone © Maroon 5
(no copyright intended)

posted from Bloggeroid

Jumat, 22 Juni 2012

saat move on itu susah



Seorang teman hari ini bertanya pada saya sore kemarin: gimana sih caranya move on?”
Dan saya tersenyum, karena saya merasa dia pasti belum baca postingan saya, hahaha *edisi narsis*
(see: 10 Tanda Sudah Move On by siennra)
Bukannya saya sombong, tapi saya termasuk yang paling bisa move on diantara teman-teman sebaya saya,
Bukannya saya gak pernah suka orang lain sepenuh hati, tapi saya hanya sedikit lebih logis diantara sekian banyak cewek seusia saya,
Usia seperti saya ini emang rawan galau karena satu dan lain hal, terbukti pada sebulan terakhir ini sudah ada setidaknya tiga teman saya yang terjebak arus galau dan kesulitan move on,

Sekedar share saja, dan saya juga tidak berniat memperbagus diri,
Tapi, mungkin point of view yang saya punya ini bisa membuat pembaca yang sedang mengalami hal yang sama dengan tiga teman saya tadi untuk sedikit merubah point of view juga tentang seuatu bernama move on,

Jadi,
Move on itu susah,
Saya pernah berada dalam suatu kondisi yang memberikan suatu pukulan luar biasa secara mental pada diri saya,
Rasa kehilangan mendalam, rasa kecewa luar biasa, rasa tidak terima, rasa diperlakukan tidak adil, rasa tidak dipahami oleh siapapun di dunia ini, rasa yang super duper negatif ting ting deh, campur aduk jadi satu,
Kalau sudah kayak gitu, mau move on dari mana?
Harus mulai darimana?

Yap, “harus mulai darimana?” adalah pertanyaan yang selalu saya dengar dari siapapun itu yang mau move on,
Dan biasanya saya balik tanya sih, “lha kamu mau mulai darimana?”
Dan pasti jawaban selanjutnya adalah, “mana kutahu?! Makanya aku tanya!” ^^v
Yah, sebenarnya saya juga pernah mengalami pergolakan batin luar biasa saat saya diharuskan move on,
Saya saat itu juga tidak tahu harus mulai darimana,
Saya saat itu juga tidak tahu apa yang harus saya lakukan,
Dan saya saat itu juga tidak mengerti kenapa semua orang meminta saya move on,

But right now I know the answer,

Move on tidak dimulai dari satu sisi, tapi dari segala sisi kehidupan secara simultan,
Tak hanya sekedar buang sms, delete foto dan pergi dari tempat penuh kenangan, tapi juga memberanikan diri untuk melangkah ke depan,
Bagaimana caranya?

Kamis, 14 Juni 2012

suatu hari di bulan Juni

suatu hari di bulan Juni, atau lebih tepatnya, hari ini, 14 Juni 2012 adalah Hari Kitiran Sedunia,
tau gak kitiran itu apa?
kitiran itu baling-baling, mirip kayak baling-baling bambu punya doraemon itu lho,

kenapa saya menyebut hari ini demikian?
begini ceritanya...

WARNING: cerita panjang alias cerpan dengan bumbu curcol detected, read at your own risk..

tiga hari sebelum ini adalah hari yang sangat menguras emosi saya,
alhasil saya nyungsep di bawah bantal selama berjam-jam dan membuat rumah saya heboh karena siennra yang biasanya ngakak ngalor ngidul tiba-tiba ngabisin sekian lembar tisu hanya buat nangis,
pagi ini saya (entah bagaimana) saya bangun dengan satu ingatan tentang salah satu twit favorit saya di twitter:
"you may kill me with you hatred, or shoot me with your words, but still, like air, i'll rise...!"
entah darimana, dari Hongkong apa dari Jepang tapi tiba-tiba muncul aja itu twit, hahahaha ^^v

maka pagi ini dengan penuh semangat saya berangkat agak siangan, jam delapan pagi, akibat saya keasyikan nonton Spongebob (baca: berangkat gara-gara diusir ibu disuruh cepetan),
dengan ditemani lagu yang masih menjadi teman setia saya sejak tiga hari yang lalu: Kelly Clarkson- To Make You Feel My Love, saya nyopir mobil kesayangan saya, Gray (saya kasih nama dia begitu karena dia warnanya abu-abu dan saya suka karakter Gray di Romancing Saga Minstrel Song) menuju kampus Universitas Brawijaya,

setengah jam kemudian (saya emang kalo nyopir tu lambat) saya parkir di depan Bank Mandiri UB dan berjalan kaki menuju pos pemberhentian saya sehari-hari, sekitar 300 meter dari Bank Mandiri,
dan gitu itu, hape Simpati saya pake ketinggalan di mobil (saya punya dua hape, satu Simpati, satu Axis),
lebih parah lagi, saya sadarnya kalo hape ketinggalan tu pas saya sudah menempuh jarak 299.5 meter dari Bank Mandiri,
#tepokjidat

Rabu, 13 Juni 2012

arti kalimat: "What Doesn't Kill You Makes You Stronger"

setelah biasanya buat postingan geje, saya mau buat postingan yang agak serius dikit! change of pace!!


Stronger,
sebuah judul lagu dari Kelly Clarkson ini tak sengaja mampir ke telinga saya pagi ini,
entah karena takdir macam apaan, tiba-tiba saja ada yang muterin di radio, hahaha ^^v

saya teringat pembicaraan saya dengan empat orang sahabat saya, sekitar enam bulan yang lalu saat saya berjuang untuk berhenti menyesali rasa kehilangan yang saat itu adalah rasa kehilangan terbesar yang pernah saya alami,
mereka berempat saat itu keheranan bagaimana saya masih bisa ketawa ketiwi, dan masih bisa ndengerin orang lain curhat dan membantu mereka move on dan tersenyum lagi, padahal di dalam hati saya ada gempa bumi 15 skala Richter,

tapi menurut mereka, itu adalah kelebihan sekaligus kekurangan yang saya miliki,
saya bisa jadi sangat tegar, dan tak akan ada seorang pun yang menyadari isi hati saya saat saya tersenyum dan tertawa,
mau bergejolak macam apapun, senyum adalah topeng terbaik yang saya punya dan saya tidak pernah berencana membuang topeng kesayangan saya yang satu itu,

seorang sahabat saya berkata bahwa siennra adalah orang yang gak bakal bisa nangis di depan orang lain,
seorang sahabat lain berkata bahwa siennra itu bisa begitu lembut sama orang lain, tapi keras sama diri sendiri,
seorang sahabat lagi berkata bahwa hanya dengan melihat siennra sekilas, maka gak bakal kelihatan betapa saya bisa memendam perasaan yang 'sampai segitunya'
seorang sahabat lagi berkata bahwa salah satu hal paling inspiratif adalah bagaimana saya bisa tetap begitu tegar walaupun sudah jatuh nyungsep dan guling-guling f(-__-")

pura-pura kuat?
nggak juga,
aslinya saya kuat kok,
kuat tidur berjam-jam dan kuat makan coklat 100 batang, hahaha ^^v

nope, seriously, saya punya beberapa alasan yang membuat saya harus jadi pribadi yang tegar,

yang pertama adalah, karena kita takkan tahu kapan dan siapa yang bakal memerlukan kita,
saat seseorang curhat sama saya, saya ndak bisa tidak pasti merasa harus membantu sampai selesai,
bagaimana saya bisa membantu seseorang yang sudah mempercayakan ceritanya pada kita kalau saya sendiri sibuk nyungsep dan gak bisa move on?
salah satu hal yang paling melegakan adalah saat kita bisa membuat seseorang yang awalnya sibuk dengan emosi negatifnya menjadi kembali tersenyum, terutama jika itu adalah orang-orang terdekat kita,


yang kedua adalah, karena kita takkan tahu siapa yang terkuatkan hatinya karena melihat kita tersenyum,
yep, terkadang hanya butuh satu senyuman dari seseorang yang dekat dengan kita untuk kembali menemukan kekuatan dan keyakinan yang kita punya,
makanya, itu adalah satu alasan kuat untuk tetap tersenyum,

yang ketiga adalah, memberi energi positif bagi diri sendiri,
sudah tahu kitanya sedang dipenuhi energi negatif berupa kesedihan dan rasa kehilangan, masa mau dilanjutkan pake muka cemberut dan nangis yang keterusan?
nggak kalee,
itu adalah saat kita berdamai dengan diri sendiri dan memberikan energi positif buat diri kita sendiri,
nobody is cute when they're crying..

yang keempat adalah, belum tentu yang nyakitin kita itu bermaksud demikian,
mungkin saja dia melakukan hal tersebut buat melindungi kita (yap, saya pernah mengalami ini),
that's why, bakal amat sangat lebih bijak kalau kita juga mau mencoba untuk berada dalam posisi orang yang menyakiti kita,
kenapa dia seperti itu?
haruskah dia melakukan hal seperti itu?
kalau aku jadi dia, apakah aku bakal melakukan hal yang sama?
jika kita bisa menggunakan pemikiran jernih kita buat melihat dari sisi pandang orang lain, kita akan lebih bijak dalam menghadapi emosi kita, dan gak buru-buru memutuskan seseorang itu buruk,
seorang sahabat saya mengirimi saya suatu ungkapan yang bener-bener saya inget (tapi saya tahu dia copas) seperti ini:
"when someone is really care about you, they will never hurt you; but if they do hurt you, you can see that in their eyes, they're hurting too,"

yang kelima adalah, kita takkan tahu apa maksud Allah memberikan jalan seperti ini,
kita mungkin menyesal, merasa sedih, merasa kehilangan, merasa ini itu, tapi mirip dengan postingan saya sebelumnya, Allah tak pernah telat, dan tak pernah buru-buru,
Dia memiliki maksud di balik semua hal yang kita alami, jadi kita pun harus lebih bijak dan lebih berpikiran positif terhadap kehidupan,
semua pasti ada waktunya,
dan waktunya pasti tepat,

yang terakhir adalah, karena kita tidak sendirian,
akhir tahun kemarin, mungkin saya tidak akan bisa bangkit dari rasa kehilangan saya jika tidak ada mereka,
mereka adalah orang-orang yang memberi saya alasan untuk tetap tegar, tetap tersenyum, tetap moving on, dan tetap berpikiran positif,
karena saya memiliki mereka, saya selalu yakin bahwa saya pasti bisa menghadapi apapun kedepannya nanti,


stronger,
sebuah kata yang muncul dan berkembang saat kita mampu melihat sisi positif dari sebuah kejadian,
seperti halnya sabar itu pilihan, maka stronger juga pilihan,
kita bisa memilih apakah kita mau tetap mutung sambil gali lobang di pojokan atau keluar dan menghadapi dunia, saya cuman mau ngasi saran kalau mau gali lobang, jangan lupa ditutup sekalian biar gak bikin orang lain kecemplung (eh..)
saat kita digampar sesuatu yang sangat menyakitkan, gakpapa kok kalau mau nyungsep dulu, tapi jangan lama-lama, soalnya seperti quote favorit saya yang dilontarkan oleh dhiyan:
"waktu itu gak punya lampu merah, lampunya ijo terus, dan kalau kau berhenti, kau cuma bikin macet!" (Dhiyan, 2012)
emangnya aku si Komo??! enggak lah f(-__-")

dan sesuai dengan lirik lagu Kelly Clarkson juga,
"in the end, what doesn't kill you makes you stronger, stand a little taller, doesn't mean i'm lonely when i'm alone,"

----------------------------------------------------------------------
NB: alasan mbuat postingan ini? pingin aja, soalnya lagu Stronger ini sudah banyak menginspirasi saya selama beberapa bulan terakhir ^^v

Minggu, 10 Juni 2012

sabar itu pilihan

di sekitar saya sedang ada banyak orang yang tidak sabar,
ada aja gitu yang bikin ndak sabar,
satu orang karena sedang geregetan sama orang lain,
satu orang karena mupeng habis liat kakaknya nikah,
satu orang karena takut kehilangan 'penemuan'-nya yg sudah dia cari bertahun-tahun,
satu orang karena sedang diuji dengan penempatan yang tidak sesuai kompetensinya,
satu orang karena sedang ketularan pingin buat sate biar bisa jualan bareng  Pak Sabar (eh),
dan lain sebagainya,
alasannya variatif semua pokoknya, dan saya heran kenapa mereka semua jadi tidak sabaran di saat bersamaan f(-__-")

dan pada kesemuanya saya berkata,
sabar itu pilihan,

saya (katanya temen-temen sih) orangnya sabar, tapi ada juga yang bilang bahwa saya (aslinya) sering ndak sabaran,
sebenernya sih, kalau buat saya semua itu tergantung sikon, ada saat-saat dimana kita perlu jadi tidak sabaran dan ngejar secepet-cepetnya,
kapan?

1. saat itu menyangkut hidup dan mati
2. saat itu sangat mengganggu dan tidak tertahankan buat kita

tidak tertahankan adalah suatu ambang yang berbeda-beda di masing-masing orang, namun uniknya, ini adalah ambang yang bisa kita tentukan secara sadar,
saat kita memilih untuk tidak menjadikannya rendah, ya itu adalah pilihan kita,
saat kita memilih untuk meninggikan batas ambang kesabaran kita, itupun pilihan kita,

siapa bilang orang sabar itu selalu orang yang lebih baik daripada yang tidak sabar?
buat saya, sabar itu pilihan,
saya bisa memilih menjadi orang yang sangat sabar dalam beberapa hal, namun saat sudah mencapai ambang batas, saya pun akan kembali sebagai manusia biasa yang bisa kecewa, bisa ngambek, bisa nangis, dan bisa lari sejauh-jauhnya,

lalu seseorang pun berkata pada saya,
"Akar dari kesabaran adalah ikhlas. Ikhlas bahwa saat ini Allah hanya memberi sebegini saja, dan belum lebih. 
Sadari bahwa Allah tak pernah telat, dan tak pernah buru-buru. 
Allah selalu tepat waktu. Maka, jika ada sesuatu hal terjadi tak sesuai dengan perkiraanmu, ingatlah bahwa Allah punya buku cerita rahasia tentangmu. 
Ingatlah bahwa semua ketidakberuntungan yang kamu alami itu pasti ada maksudnya.
Dan Allah menjadikanmu memiliki kemampuan berpikir jernih, maka sebelum tenggelam pada emosi buruk bentuk apapun, buatlah pilihan yang tepat, apakah luapan emosimu akan menjadikan segalanya lebih baik, atau lebih buruk?
Lagian, kamu kan suka main game, jadi anggap saja menaikkan batas ambang kesabaran itu analog sama menaikkan levelmu di game,
gampang kan?"


hehehe, endingnya aneh ya? f(-__-")
tapi dengan demikian saya selalu ingat, bahwa sabar itu pilihan, (maksudnya bukan kalau beli sate bisa pilih beli di Pak Sabar atau bukan, tapi kita bisa memilih untuk menjadi sabar atau menjadi tidak sabaran :p)

oiya, dan sabar bukan berarti nrimo bin pasrah,
sabar baru boleh dilakukan setelah kita melakukan sebisa kita, namun outcome belum sesuai dengan harapan kita,
lihatlah Pak Sabar, dia dengan sabar jualan sate, walaupun kadang orang-orang sedang bosen sate dan hijrah ke pangsit,
kalau Pak Sabar bisa, kenapa kita tidak (eh.. salah ya?)

intinya adalah, saat kita merasa akan segera kehilangan kesabaran, mari berdiam diri sejenak dan merenung, benarkah kita harus kehilangan kesabaran saat itu juga?
karena lepas dari masalah sate, sekali lagi sabar itu pilihan,
pilihan buatmu, dan pilihan buat saya,


------------------------------------------------------------
NB: maaf Pak Sabar, saya pinjam namanya disini, dan saya doakan bisnisnya selalu ramai dan bapak selalu sabar menghadapi blogger yang suka ambil nama orang seperti saya ini :')

Kamis, 07 Juni 2012

siapa yang aneh?

singkat saja,
dalam sebuah kuliah yang serius, kami pun juga sedang serius mendengarkan penjelasan dosen dengan seksama,
kami juga dengan hati-hati mencatat detil tugas yang harus kami kerjakan, termasuk saya yang juga kebagian tugas sebagai 'kurir' tugas tersebut,

kelas kelihatan serius dan hal ini merupakan hal yang cukup langka terjadi di kelas saya,
biasanya kelas saya ini selalu nemuuuuuuu ae satu celah buat dijadikan bahan gojlogan, dengan atau tanpa adanya dosen!!
makanya kelas yang serius seperti ini sedikit banyak membuat kami bernostalgila, eh bernostalgia :p

namun,
tetiba terdengarlah sebuah pertanyaan yang membuat kami terhenyak,
saat bu dosen bertanya:

"di kelas ini siapa yang aneh?"

kami pun terkaget, terdiam, tercenung, dan terbingung-bingung,
namun entah bagaimana enam kepala dalam kelas itu lantas menoleh sama-sama ke satu kepala yang duduk agak terpisah dari kami,

Maketu    : "heh?! kenapa kok liat aku semua??!!"
dosen       : "oh... jadi maketu yang aneh?"

dan meledaklah tawa di kelas kami saat itu juga.
hancur deh image kuliah serius yang saya bilang tadi,
dua hal yang saya gak habis pikir adalah, kenapa tiba-tiba bu dosen tanya seperti itu??? apa wajah kami ini normal semua? atau malah aneh semua jadi harus ditanyakan???
dan yang kedua adalah, kok bisa enam pemilik kepala diatas serempak nole ke Maketu semua padahal kita juga gak janjian dan gak nyebut apa-apa!!

in the end,
kelas ini emang selalu aneh,
no doubt!!

*dan beberapa menit setelah saya ngetik ini, tangan saya ketumpahan tinta bolpen yang mblobor, dan apa kata temen saya? "wi, tau kuwalat ndak?"*

Sabtu, 02 Juni 2012

bukan pacar saya..!! *ngakak*

'bukaaaaannn!!!' adalah reaksi pertama saya pas sebuah pernyataan terlontar dari adek kelas saya,
tapi setelahnya, saya ngakak sampe sakit perut dan masih juga ngakak setiap kali ingat,
apa yang terjadi?

siang itu saya sedang duduk manis di sebuah gedung di kampus, ketika dua orang adik kelas saya menghampiri saya dan kami pun ngobrol,
entah dari mana jluntrungannya, tetiba mereka membahas soal pacar saya,

adik kelas P  : mbak aku tahu pacarnya mbak siapa..
adik kelas L  : iya aku juga tahu?
saya              : (merasa ndak pernah cerita ke mereka) he? dikasi tahu siapa?
adik kelas L  : kita tau kok... namanya di- di- di- siapaaa gitu lhoo.. depannya D..
saya              : eh? D? D- siapa maksudnya ini?
adik kelas P  : ya itu lho mbak, yang mbak sering sahut-sahutan di twitter itu lho... di-siapa gituuu...
saya              : twitter???? (disini saya semakin merasa aneh)
adik kelas P  : iya sering buanget mbak sahut-sahutan sama dia sampe berkali-kali gitu kan? 
saya              : sek... sebentar, siapa se? (semakin bingung)
adik kelas L  : aku juga lupa namanya, pokoknya di di.. siapa gitu, dan mbak sering sahut-sahutan sama dia..

akibat semakin bingung, maka saya pun mbuka hape dan ngurut temen-temen saya di twitter yang namanya berawalan huruf D, dan ndak nemu siapa-siapa yang dimaksud oleh mereka,
namun... TIIINNGG!!! sesuatu tiba2 menyelinap masuk dalam pemikiran saya:
cowok. nama depan D. sering sahut-sahutan di twitter.
sapa ya? saya ndak merasa sering sahut-sahutan dengan cowok berinisial D di twitter.
cowok. nama depan D. sering sahut-sahutan di twitter.
sapa ya? perasaan yang nama depan D cowok di twitterku kebanyakan bukan orang yang aktif ngetwit.
cowok. nama depan D. sering sahut-sahutan di twitter.
saya pun menscroll nama-nama dengan huruf depan D di akun twitter saya, dan saya pun berhenti di satu nama:

dhiyan_roma

cowok. nama depan D. sering sahut-sahutan di twitter.
namanya huruf depan D. cocok.
tadi dua adek kelas saya nyebutin 'di-siapa' gitu. cocok.
sering sahut-sahutan di twitter. COCOK!!
COCOOOOKKK!!!
satu-satunya yang gak cocok adalah si dhiyan_roma ini bukan cowok!! tapi emang dengan nama demikian, gak aneh juga kalo dikira dia cowok,
berhubung 'roma' itu selain nama biskuit, juga nama seorang pedangdut yang notabene cowok,

maka dengan menahan ketawa, saya pun menanyakan kembali pada dua adek kelas saya:
saya                        : dhiyan_roma ini ta maksudmu
adek kelas L dan P : iya mbak yang itu kayaknya..

dan meledaklah tawa saya saat itu juga.
bukaaaaaaan dek, itu bukan pacar sayaaaa!!!

gara-gara kejadian ini, saya jadi masih sering ngakak sendiri bahkan 12 jam lebih setelah kejadian itu.
saya mbayangkan seandainya dhiyan_roma ada disitu, pasti lebiih heboh ya jadinya,
hihihihi.. maaf yan namamu kuambil dan kutempel di sini, jangan bingung kalo habis ini follower twitter-mu jadi membludak, oke?
*mlipir*
ini adalah twit saya yang saya tujukan ke dhiyan ^^v

Selasa, 29 Mei 2012

kisah sedih tisu lintingan

sebuah hari geje yang padat,
eh maksud saya, sebuah hari yang padat dengan kuliah namun masih juga berbau geje,


semua bermula sehari sebelumnya, saat si Aba dengan penuh kesedihan bilang bahwa dia bakalan puasa 4 hari sampe dengan gajinya turun,
didorong pake gerobak merek simpati, si Iba pun dengan sukarame ikutan puasa,
nah, berhubung saya sedang merasa perlu diet, maka dengan ikutan naik gerobak simpati yang sekarang didorong sama Iba, saya ikutan puasa :p


(bohong ding... kami juga lagi nyaur utang puasa kami yang entah gimana sama-sama sisa 3 hari)


maka pagi ini jam 3 pagi hape saya berdering karena ditelpun sama Iba,
dan saya dengan penuh semangat bilang kalo saya masih pingin tidur 15 menit lagi,
siapa sangka kalo akhirnya si Iba ikutan bobok juga sampe 45 menit berikutnya??? salah dia sih gak konsisten, padahal kan saya sudah bilang kalo cuman 15 menit (siap-siap diprotes Iba)


siang harinya kami yang sudah capek karena digempur dengan segepok journal reading sholat barengan,
dan kami pun sama-sama masuk kelas lagi, dan saat itulah saya kaget karena tiba-tiba si Iba nyolokin tisu ke salah satu lubang hidungnya sambil duduk di sebelah Maketu,
sudah gitu tisunya tu panjangnya sekitar 5 senti jadi keliatan mecungul aneh gitu,
atas nama logika saya ndak bisa membayangkan apa yang ada di pikiran si Iba saat itu, dan saya bener-bener menyangka dia mimisan,

ini nih tisu lintingan yang belum masuk hidung.. mari kita doakan karena ia akan segera memasuki kandang harimau, eh salah.. hidung.. :p

tapi ternyata saya rugi merasa khawatir kalo dia mimisan,
soalnya ternyata dia cuman pilek doang f(-__-")


tapi saya masih ndak habis pikir kenapa dan mengapaaa dia melakukan hal seperti itu!!


saya   : Iba.. apa sih maksudmu nyumpel tisu disitu??
Iba     : biar gak turun ingusnyaa..
saya   : tapi kenapa harus sepanjang itu sih tisunya?
Iba     : biar kena sampe atas lah...
saya   : ya udah deh... (kukut kalo diterusin jadi ngomongin hal aneh!!)


dan ternyata bukan cuman saya,
teman-teman saya yang masuk kelas pun juga bertanya hal yang sama, yaitu alasan si Iba nyumpelin hidung pake tisu lintingan f(-__-")


bertepatan dengan saya yang sudah tidak ingin melanjutkan pembicaraan tisu lintingan ini, dimulailah pertengkaran antara Iba dan Aba, padahal pagi harinya, Peri Ajaib (yang ternyata pembaca setia Whatsapp) sudah mengingatkan kalo Iba dan Aba (seharusnya) berhenti bertengkar karena mereka puasa,
tapi kenyataannya, si Iba dan Aba masih juga bertengkar, dan entah bagaimana ceritanya, si Iba ngelempar segepok tisu ke arah Aba,


pasca lemparan tisu itu, si Iba memutuskan untuk duduk diantara saya dan Aba sambil menyanyikan lagu sedih berjudul 'Diantara Kalian',
Iba pun berjuang untuk memotong lagu galau tapi bahagia punya 'demasip' tapi gagal, dan akibatnya saya yang duduk di sebelah kanannya jadi mendengar sejumlah besar omelannya (suer dia lupa kalo puasa kali ya?)
di sebelah kiri Iba, Aba juga masih ribut dengan rowengannya yang berkutat soal tumpukan jurnal, dan dalam waktu yang tidak lama, pada akhirnya mereka bertengkar lagi,

Iba    : mbak Heeettt...
Aba   : *pura-pura gak denger*
Iba    : mbak HEEETTT!!!
Aba   : kamu manggil aku? namaku tuh Het*i, bukan 'Het'... 'Het' itu panas, bukan namaku
Iba    : kok bisa 'Het' itu panas sih?
Aba   : iya kan 'Het' itu panas kan? *minta persetujuan saya*
saya   : *tepok jidat* tau gak sih? 'heat' itu bacanya 'hit', bukan 'het'!!


dan hal terakhir teraneh yang masih terjadi segera setelah percakapan tersebut adalah si Iba yang dengan kebingungan mencari dimana tisunya,


Iba    : mana ya tisuku? aduuuh... dimanaa? *sambil bongkar-bongkar tas* dimana siiih?? haduuh... dimana tisukuuu? manaaa? (pokoknya udah nyaingin Ayu Thinking gitu nyanyi dimanaa dimana dimaaanaa),
saya  : *menghela napas berat satu kilo* heh, tadi kan kamu ngelempar segepok tisu ke Aba, gimana sih?? sekarang dia terlantar di bawah kursi si Aba tuh..
Iba    : oooh? oooh? iya ya? oooh? tadi kubuang kesitu ya? ooh.. hehehe...
saya  : *puasa ah.. puasaaa*


saya pun sempat bertanya kenapa cuman lubang hidung kanan aja yang disumpeli tisu oleh Iba, dan Iba berkata bahwa ingusnya hanya turun dari situ saja dan tidak keluar dari yang satunya,
namun setelah menemukan stok tisunya, kali ini si Iba membuat terobosan baru dengan cara menekuk lintingan tisu tersebut sehingga tisu yang malang tersebut akhirnya menyumpel kedua lubang hidungnya,


saya cuma bersyukur bahwa dosen kami segera datang dan cerita tentang tisu lintingan yang menderita ini bisa diakhiri sampai disini f(-__-")

Rabu, 23 Mei 2012

Saya di mata orang-orang terdekat


Mereka bilang saya independen,
Karena saya sering tidak ikutan mainstream, tanpa merasa tidak nyaman,

Mereka bilang saya logis,
Karena walaupun saya cewek, saya JAUH lebih sering pakai logika daripada perasaan,

Mereka bilang saya keras kepala,
Karena saya bisa bertahan sangat lama untuk mendapatkan apa yang saya inginkan,

Mereka bilang saya dinamis,
Karena saya tidak suka nganggur, dan suka multitasking,

Mereka bilang saya lucu,
Karena saya selalu nemu cara untuk mencerahkan suasana dan membuat orang lain tersenyum,

Mereka bilang saya usil,
Karena saya selalu nemu cara aneh untuk melakukan trik-trik aneh terhadap orang-orang terdekat, hanya untuk melihat mereka tertawa,

Mereka bilang saya tegar,
Karena apapun yang terjadi, saya tidak pernah membiarkan kesedihan saya jadi penghalang,

Mereka bilang saya pengikut fakta,
Karena saya lebih percaya apa yang saya lihat, daripada yang saya rasakan,

Mereka bilang saya aneh,
Karena walaupun cewek, pink adalah pilihan terakhir warna yang akan saya ambil,

Mereka bilang saya konyol,
Karena mimpi saya sebenarnya adalah menjadi astronot dan terbang ke bulan,

Mereka bilang saya agen keadilan,
Karena saya tidak suka orang-orang yang curang,

Mereka bilang saya mudah berteman,
Karena saya menerima orang lain apa adanya mereka, baik maupun tidak seberapa baik,

Mereka bilang saya berpikir seperti cowok,
Karena biasanya saya praktis dan tidak membuat drama, selain jika diperlukan,

Mereka bilang saya ekstrovert,
Karena saya selalu menjadi diri saya sendiri di depan orang lain,

Mereka bilang saya sering pura-pura kuat,
Karena saya paling anti kalau ada orang lain lihat saya nangis,

Mereka bilang saya sebenarnya rapuh,
Karena saya seringkali tampil jauh lebih tegar dari yang sebenarnya,

Mereka bilang saya loyal,
Karena saya bisa melakukan apapun demi orang yang saya sayangi, walaupun itu sampai berkorban,

Mereka bilang saya seperti anak kecil,
Karena sebenarnya saya suka hal-hal imut, seperti Pooh dan Pikachu,

Mereka bilang saya dewasa melebihi usia,
Karena saya selalu dikelilingi orang-orang yang lebih tua daripada saya, sehingga sedikit banyak saya terpengaruh,

Mereka bilang wajah saya menipu,
Karena wajah saya kelihatan jauh lebih muda dari usia saya,

Mereka bilang saya naïf
Karena sekali saya percaya seseorang, saya cenderung sangat percaya,

Mereka bilang saya tidak akan bisa jadi player,
Karena ketika saya cintai seseorang, saya mencintai sepenuhnya, tidak menyisakan tempat untuk cowok lain di hati saya,

Mereka bilang saya menjaga persahabatan,
Karena saya memiliki hubungan yang sangat kuat dengan banyak sahabat saya walaupun kami berjauhan,

Mereka bilang saya inspiratif untuk diri sendiri,
Karena saya sering menyemangati diri sendiri untuk tetap bertahan dan berjalan ke depan,

Mereka bilang saya gampang move on,
Karena saya cenderung bisa melepaskan diri dari kesedihan jauh lebih cepat dibanding orang-orang seusia saya

Mereka bilang saya bakat jadi anak kecil,
Karena kadang saya suka manja dan dimanjain :p

Mereka bilang saya positif,
Karena saya selalu berusaha berpikir positif hingga titik terakhir,

Mereka bilang saya (cukup) kalem,
Karena sebagian besar saya tidak membiarkan kemarahan saya keluar, kecuali karena beberapa alasan yang kelewatan,

Mereka bilang saya ekspresif,
Karena semua tulisan yang saya tulis, gambar yang saya buat dan lagu yang saya nyanyikan merepresentasikan isi pikiran saya,

Mereka bilang saya pemikir,
Karena saya cenderung selalu berpikir, dan kadang kebanyakan mikir,

Mereka bilang saya abu-abu,
Karena hanya sedikit hal yang benar-benar saya sukai dan hampir tidak ada hal yang tidak saya sukai,

Mereka bilang saya kreatif,
Karena saya selalu punya ide untuk diwujudkan dari waktu ke waktu,

Mereka bilang saya pemimpin tersembunyi,
Karena walaupun mampu dan bisa tampil sebagai pemimpin, saya lebih menikmati menjadi pengamat,

Mereka bilang saya jujur,
Karena walaupun sebuah fakta itu buruk, saya selalu mencoba mengungkapkannya. Berbohong itu melelahkan,

Mereka bilang saya extraordinary,
Karena saya punya cara pandang yang unik tentang hidup dan kehidupan,


Saya aneh, dan saya tahu itu,
Semua yang mereka katakan sesungguhnya bisa menjadi kelebihan sekaligus kekurangan saya, dan saya tahu itu,
Saya simpel, dan juga complicated, karena seperti halnya orang lain, saya bukan malaikat,
Dan karena saya bukan malaikat, saya tetap melakukan kesalahan,

Kesalahan-kesalahan itulah,
Ketidaksempurnaan itulah,
Yang menandakan saya manusia biasa, pada akhirnya,

thanks for reading :)