Intinya, cerita Bartimaeus memiliki aura yang berbeda diantara sekian banyak tebaran cerita yang merupakan hibrida dari magis, action dan petualangan. Sayang untuk tidak dibaca, dan sayang untuk tidak segera diangkat ke layar lebar *whooooiii… yang merasa produser, whoooooiiii! Ayolah cepetan dirilis movienyaaa*
Kamis, 15 Agustus 2013
The Bartimaeus Trilogy - Review - Novel Favorit Saya
Intinya, cerita Bartimaeus memiliki aura yang berbeda diantara sekian banyak tebaran cerita yang merupakan hibrida dari magis, action dan petualangan. Sayang untuk tidak dibaca, dan sayang untuk tidak segera diangkat ke layar lebar *whooooiii… yang merasa produser, whoooooiiii! Ayolah cepetan dirilis movienyaaa*
Sabtu, 10 Agustus 2013
'Maaf'
Apalah arti sebuah kata 'maaf'?
Segalanya.
Atau,
Bukan apa-apa.
Bukan hal sulit untuk memaafkan,
memang sih,
tapi ada beberapa hal yang menyebabkan agak sulit untuk memberikan sebuah kata sederhana sebagai balasan permintaan maaf...
Dendam?
Entah ya? Saya lebih memilih menyebut sebagai 'khawatir'
Khawatir jika saya memaafkan dia, maka dia akan kembali mengecewakan saya bertubi-tubi seperti yang sering dia lakukan di masa lalu..
Bukan yang pertama kali buat saya menghadapi dilema seperti itu,
Separuh dari saya ingin memaafkan, namun separuh lagi tidak.
Saya tergoda untuk membiarkan silaturahmi kami terputus, tak peduli betapapun dia meminta,
Hidup ini cuma sekali,
apa salahnya sih menyambung silaturahmi?
Nah, apa salahnya sih memutuskan silaturahmi dengan orang yang tidak pernah menghargai kita sama sekali?
Saya bukan malaikat lho...
Intinya,
saya kapok berhubungan dengan orang tersebut.
Salahkah?
Haha,
Di dunia ini, ada beberapa orang yang sebaiknya kita hindari sampai dengan pemutusan silaturahmi,
Dengan alasan: melindungi diri sendiri
Yah, itulah hidup,
Mau tidak mau, pasti ada saatnya kita memilih tidak memaafkan daripada mengambil risiko dengan memberikan maaf yang sia-sia...
Pada akhirnya, sayalah yang harus meminta maaf,
'Maaf, saya belum bisa mempercayaimu...'
Senin, 22 Juli 2013
Juli 2011 - Juli 2013
Karena permasalahan akan terus muncul, terus dan terus, dan selama kita masih bernapas maka masalah itu akan selalu ada,
Sabtu, 29 Juni 2013
(Satu) Se(tengah)tahun Kemarin
Malam ini saya kondangan barengan ayah ibu saya, kebetulan saya diundang sang mempelai dan ayah saya diundang ayah mempelai,
Yah, lumayan ndak nyopir malem-malem ^^
Sampai di tempat kondangan, tidak banyak wajah yang saya kenal, tapi saya berhasil menemukan dua ekor teman akrab saya semasa kuliah,
Terakhir kami bertemu sekitar November 2011 dan belum pernah ketemu lagi sampai barusan tadi :')
Dan mereka berdua bertanya,
"Penasaran sih, tapi gimana kamu nglewati Januari 2012 dulu?"
Eh?
Dan saya ketawa ngakak, rasanya sudah lama sekali sejak ada yang tanya ke saya tentang hal tersebut, hehehehe ^^
Yah, saya pun akhirnya menceritakan secara singkat apa yang saya alami sepanjang Januari 2012 sambil tertawa geli...
Hihihihi XD
Sungguh, sebenarnya saat saya masih di Januari 2012 dulu, saya tidak pernah membayangkan bisa mengenang kembali masa-masa itu sambil tertawa geli ^^
Waktu menyembuhkan segalanya,
rasa kehilangan,
kekhawatiran,
ketakutan,
Semua akan sembuh dengan sendirinya,
Yang indah akan tetap jadi kenangan indah, yang sedih pun menjadi kenangan yang menyumbang senyuman,
Bukan orang lain yang menyembuhkan kita, tapi diri kita sendiri,
Karena kita yang paling paham tentang semua yang terjadi.
Dan saat ini, saya bersyukur atas semua hal yang terjadi pada saya sepanjang 2012,
Karena dengan itulah, saya menjadi saya yang sekarang ini ^^
I love the 'recent me' a lot more!
Minggu, 23 Juni 2013
If We Never Lose Anything, Our Hands Will Always Too Full to Receive Better Things.
Selalu ada alasan untuk bersyukur atas apa yang kita punya, dan apa yang tak lagi kita punya.
Rabu, 19 Juni 2013
Target Saya Adalah... ...
I keep missing the target. I wonder why...
Butuh segala kebesaran hati buat mengakui hal tersebut.
Bisa dibilang terpelesetnya saya dari target yang saya pasang di awal tahun 2013 ini jauh sekali,
Super sekali jauhnya, sampai semua orang heran melihat saya, hahahaha XD
Saya heran juga sih...
Tidak seperti biasanya saya missing the target terus-terusan.
Tipikal deadliner seperti saya biasanya tetap selesai tepat waktu walaupun pontang panting jumpalitan di akhir sesi.
Masalahnya,
Jangankan pontang panting jumpalitan, berpikir untuk bergerak saja susah minta ampun,
Hehehe...
Sepertinya saya belum cukup bisa membagi waktu antara profesi dan pendidikan,
Artinya,
Saat saya terlibat di profesi, pendidikan saya kepontalan,
Well, being the youngest and all, can I say something else?
Intinya, salah saya sendiri sih...
Agak makjleb juga, saat ada dosen saya yang mendadak bilang begini, "Kamu tuh eman banget, dulu mulai duluan tapi kok selesenya jauh dia duluan, dia tuh sudah masukin sejak maret, sudah keterima, s*opus pula. Kamu kok lama banget,"
Oh dear...
nokomento :p
Guess what,
Hari ini nyaris saja pendidikan saya terjejeg kebelakang lagi,
Yah, bisa dibilang, saya akhirnya protes secara frontal karena saya merasa ini saatnya saya memikirkan masa depan saya, Toh mereka takkan bertanggung jawab kalau ada apa-apanya dengan masa depan saya.
Mungkin di saat seperti ini, saya berhak sedikit egois setelah nyaris tiga bulan saya berhenti mikirin pendidikan saya demi profesi.
Heh, suka duka sekolah nyambi kerja di tempat yang sama :p
Complaining? No, I am curhatting :D
Sebaik mungkin,
Secepat mungkin,
adalah dua komitmen yang saya pegang untuk menyelesaikan studi saya,
Lalu setelah itu, saya bisa kembali mencintai pekerjaan saya,
Sepenuh hati,
Seperti kemarin sebelum hari ini tiba :)
Selasa, 28 Mei 2013
The Right Time
Sabtu, 18 Mei 2013
Cara Cepat Menentukan SMS Tidak Layak Baca
SMS atau Short Message Service memang sangat berguna, apalagi kalau dapat gratisan :p
Tapi dengan makin banyaknya gratisan makin banyak pula tangan nggratil alias usil yang berniat menyalahgunakan fitur tersebut.
Kali ini saya berniat share tentang bagaimana kita menilai sebuah SMS itu layak kita 'baca lebih lanjut' atau layak kita 'hapus dengan segera'.
Pertama lihat nomor pengirimnya.
SMS Operator tidak mungkin dikirim oleh sender dengan nomor kosong-delapan-sekian-sekian.
Kalau sender-nya bertuliskan nama operator, mungkin SMS tersebut masih worthy buat dibaca.
Kedua, baca satu sampai lima kata pertama.
Kalau kata-kata pertamanya adalah salam, lanjutkan membacanya.
Tapi, kalau kata-kata pertamanya adalah seperti berikut, silakan langsung dihapus saja biar tidak habisin waktu :
»» Selamat! No ini telah memenangkan...
°komen° apa? menang mobil? gambarnya doang?
»» Kami dari (nama operator) menginformasikan...
°komen° sejak kapan operator Telko*sel pake nomer IMThree?
°komen° operator kok nomernya gak cantik blas...?
»» Berdasarkan undian yang...
°komen° udah ambil sana hadiahnya!
»» Harap hubungi kami! Karena anda...
°komen° yang butuh kan situ kenapa aku yg repot? :p
»» Uangnya dikirim ke...
°komen° lha koen sopo?
»» Mau langsing?
°komen° bondo banget ngiklan via SMS?
»» Telah dibuka! Klinik Shin*e...
°komen° oke, kalo 'telah ditutup' kasih tau ya?
»» Cari cewek cantik?
°komen° heee... yang lebih cantik dariku pasti gak ada, ohohoho... #plak :p
»» Tolong beliin pulsa...
°komen° wani piro?
»» Papa, aku diculik...
°komen° oh ya? kalo sudah mau pulang SMS ya?
»» Sebarkan SMS ini untuk menghindari petaka...
°komen° (langsung delete dan lanjutin tidur)
»» Hai, kamu siapa?
°komen° nenek-nenek bil... (bil: singkatan 'ababil')
»» Pilih A sebagai walikota S...
°komen° hah? aku kan tinggal di kota M?
dan sejumlah besar pola SMS gak mutu lainnya,
Buat apa repot dilanjutin baca kalau dari lima kata pertama sudah bisa dihapus? hehehe :D
Komen diatas sih komentar random yang muncul di benak saya saat saya menerima SMS dengan awalan seperti diatas.
Berhubung saya termasuk fast reader, saya bisa membuka sms, membaca dan langsung mendelete dalam waktu kurang dari dua detik.
Inspirasi saya menulis ini juga karena seorang teman saya mengungkapkan keheranannya saat saya buka hape menerima SMS dan langsung mendelete SMS tersebut.
Saat dia berkata betapa kejamnya saya, saat itulah ide membuat tulisan ini muncul :D
That's it ^ ^v
Jumat, 17 Mei 2013
Dokter dan Surat Dokter
Di sore hari yang hujan deras tadi, seseorang menelepon saya,
Setelah memperkenalkan diri, singkatnya beginilah percakapan kami:
Penelepon: "Dokter, malam ini praktek tidak?"
Saya: (berhubung malam ini memang ada acara) "Maaf Bu, sepertinya kok malam ini saya tidak praktek. Ada apa Bu?"
Penelepon: "Ini, saya mau mintakan surat buat suami saya,"
Saya: (mulai merasakan tanda bahaya) "Surat apa ya?"
Penelepon: "Surat dokter buat tidak masuk kerja,"
Saya: (keheranan, kok tidak langsung bilang 'suami saya sakit' tapi menyebut 'surat' duluan?) "Lho, Pak A sakit?"
Penelepon: "Ndak sih dok... Tapi hari ini cutinya habis, maunya sih besok biar libur sekalian sampai hari Minggu,"
Saya: (dalam hati bicara: "Alarm tanda bahayaku masih joss ternyata,")
'Surat Dokter' yang dimaksud oleh penelepon diatas tak lain dan tak bukan adalah 'Surat Keterangan Sakit', yang biasa dibuat oleh dokter sebagai permohonan atas nama pasien agar pasien yang bersangkutan diperbolehkan tidak beraktivitas karena kondisi kesehatannya kurang mendukung, atau aktivitas biasa dapat membahayakan pasien.
Sebagai dokter, kami banyak dihadapkan dengan kenyataan seperti ini.
Sok suci?
Bukan.
Surat Dokter dan Dokter.
Dan saya sebagai dokter yang dia tuju.
Simak saja percakapan kami selanjutnya setelah si Penelepon ngengkel selama beberapa lamanya:
Saya: "Maaf Bu, kalau memang njenengan berpendapat begitu, monggo ke dokter lain saja ya..."
Penelepon: "Tapi kan dokter lain belum tentu mau Dok..."
Saya: (dalam hati: "Lha ini tadi apa kubilang diriku mau?" sambil keluar keringat di kepala model anime)
Lagipula,
Kalau memang tidak sakit, kenapa sih pura-pura sakit,
Ntar kalo sakit beneran gimana?
#eh
Challenge
When was the last time I challenge myself?
When was the last time I stop trying so hard?
I guess, if I have to compare 2012 and 2013, I'd like to say that 2013 is too flat!
A little challenge is needed for me to keep myself on the right track,
Because I have strayed too far,
I relaxed too much,
So before my fire dies, I need to get fired up,
I just hope that I will win my own challenge :p
Selasa, 07 Mei 2013
postingan iseng dalam rangka percobaan mention
12 Most 'Listenable' Songs
Lagu ini adalah lagu penutup dari movie Chicken Little yang sampai sekarang belum pernah saya tonton. Isi lagu ini mengingatkan kita bahwa kita baru akan sadar betapa berharganya seseorang saat ia sudah tak lagi ada bersama kita. Kalau masih ada bersama kita, seringkali kita justru saling menyakiti tanpa kita menyadarinya. Jaman lagu ini keluar, Five For Fighting sedang jaya-jayanya, dan saya masih suka gaya musiknya sampai sekarang. Unik!
P.S. setelah saya hitung-hitung lagi ternyata isinya 11 lagu, bukan 10 *tanda sudah ngantuk*
jaa oyasuminasaaaaiii :)
-100413, 11.03 pm-
Updated from '10 Most 'Listenable' Songs to '12 Most 'Listenable' Songs' on 111013, 6.30pm-
Rabu, 24 April 2013
you get something, you lose something
It doesn't matter how long you believe,
It doesn't matter how long you stay,
It doesn't matter how long you hold on,
Nothing is important on the judgement of the world.
We are oblivious of future,
We'll never know what may happen one second ahead,
To get something while losing something is normal,
Life is all about balance whatsoever,
But also keep in mind that it also works in reverse order,
Which means, when you lost something, you'll get something in return.

Dedicated for my friend, classmate and sister, +Hetti Rusmini :)
#np Summer Paradise
Rabu, 03 April 2013
Ikatan Batin Memang Benar-Benar Ada
![]() |
| picture from here |
![]() |
| picture from here |






















