Minggu, 27 Maret 2011

arti sebuah burger dalam persahabatan

arti sebuah burger bisa bermacam-macam,
sekedar makanan? baiklah...
penuh kalori? tentu saja... saya bisa kenyang seharian walaupun hanya makan satu XD
penuh lemak? yah ada alasan saya tidak suka makan sering2 atau banyak2...
penuh kolesterol? hmmm.... mari kita cari beef low cholesterol XD

tapi bagi saya, burger mengingatkan saya pada sesuatu yang akrab disapa sebagai Krabby Patty,

Krabby Patty adalah semacam burger yang dibuat oleh:
-Spongebob the chef,
-terkadang oleh Patrick,
-dan pernah juga oleh Squidward,

sepanjang serinya selalu disebutkan bahwa Krabby Patty dapat memberikan kebahagiaan bagi mereka yang memakannya,
resep rahasia Krabby Patty selalu jadi rebutan antara Mr.Krab dan Plankton,

saya pernah dapat suatu julukan (sampai sekarang sih...) oleh beberapa teman, yang tak lain tak bukan adalah oknum-oknum yang membuat "Krabby Patty" punya sejuta makna buat saya, mereka menjuluki saya "Sandy", salah seorang tokoh serial Spongebob Squarepants,


arti lain dari sebuah burger yang saya maksud, sesuai judul aneh yang saya buat diatas,
ya,
Krabby Patty adalah dua kata yang membuat saya tahu persis arti kata "persahabatan",
bersama Spongebob, Patrick dan Squidward...
bagi saya, salah satu persahabatan yang paling saya hargai justru berawal dari sebuah burger :)


persahabatan super unik, kalau boleh saya definisikan,
mengapa?
karena semuanya penuh dengan keanehan,
maksud saya, keanehan-keanehan yang seharusnya membuat kami saling membenci, ternyata justru menjadi rantai kuat yang mempersatukan kami,

keanehan paling aneh yang pernah kami alami adalah kami sama-sama punya ambisi yang sama,
kami punya (atau pernah punya) satu keinginan yang sama,
keinginan khusus,
yang tidak boleh dimiliki oleh orang lain,

secara normal,
orang-orang yang punya ambisi khusus semacam itu tidak mungkin justru semakin dekat dan AKRAB oleh saingannya,
tapi anehnya, itulah yang terjadi,

kami justru jadi akrab,
kami malah (tampaknya) tidak ambil pusing dapat tiga saingan sekaligus,
so why if we chase after the same dream? 
so why if someday i fail and you succeed? 
so why if someday you get your dream and i'm not?
there's only one winner for our same dream, but even so, why?


dan seperti inilah jadinya kami,
kami menuju satu mimpi yang sama,
hanya akan ada satu pemenang, yang entah siapa itu diantara kami,
atau justru tidak ada yang menang sama sekali,
tapi,
kami justru bisa bersahabat,
kami justru bisa saling mendukung,
kami justru bisa saling bercanda,
saling menertawakan satu sama lain,
saling bersanding satu sama lain,

satu hal aneh yang bersifat ikonik pada persahabatan kami adalah,
"kami adalah Spongebob, Sandy, Patrick dan Squidward, dari sebuah tempat bernama Bikini Bottom, tepatnya dari sebuah ruangan kecil disebut Krusty Krab, dimana kami melihat banyak Krabby Patty, dan Plankton yang terus bersaing dengan Mr.Krab"

makna dari sebuah burger yang pada akhirnya dibuat oleh Sandy (saya),

persahabatan bukanlah hal yang bisa dicari,
karena ia akan datang sendiri,

persahabatan bukanlah hal yang bisa ditebak,
karena ia muncul seperti kejutan,

persahabatan adalah serius tapi santai,
karena ia bisa muncul dari hal paling tidak mungkin sejagad,

persahabatan adalah sesuatu yang tak bisa dipaksakan,
ia akan tiba jika waktunya tiba,

persahabatan tak butuh alasan muluk-muluk,
karena ia hanya butuh ketulusan untuk saling menerima,

persahabatan tak harus antara orang-orang yang berlatar belakang sama,
cukup dari orang-orang dengan satu kesamaan saja,

persahabatan tidak akan lekang oleh jaman, tak luntur oleh keadaan,
sekali lahir, persahabatan sejati adalah abadi,

persahabatan tak akan hancur karena cinta,
ia adalah salah satu ikatan tak terputuskan di muka bumi,

walaupun berawal dari sebuah burger,
persahabatan ternyata juga bisa muncul, dan bertahan, diterpa apapun :)







My Little Krabby Patty Family, November 2008
(omg, blur... =___=")






Spongie's Wedding, Maret 2011
(hak cipta Spongie ^^v)

Rabu, 23 Maret 2011

aku tahu kamu kesepian

kupandangi namanya dalam layar laptopku,
hanya untuk kuucap, "samishi na.." (red. "how lonely"),

aku pertama kali bertemu dengannya bertahun-tahun silam, saat aku masih sangat muda,
bisa dikatakan, kami tumbuh bersama,
bersama-sama mempelajari seluk beluk kehidupan,
ia adalah seorang yang baik,
ia seorang yang tegar,
sangat tegar malah,

ia pantang menyakiti orang lain,
ia rela berkorban, bagi semua orang yg dicintainya,
dan satu hal yang selalu menjadikan aku begitu mengaguminya adalah,
ia selalu tersenyum,

ia adalah seseorang paling murah senyum yang pernah kutahu,

hanya saja,
ia,
in a word: clumsy (saya bingung menerjemahkan 'clumsy' itu seperti apa)

kebaikan hatinya,
kelembutan dirinya,
dan prinsip hidupnya yang takkan menyakiti orang lain,
adalah kelebihannya,
dan kelemahannya,

ia adalah seseorang yang lembut,yang selalu mendasarkan apa yang dia lakukan pada orang lain pada 'apa yang akan terjadi jika aku ada di posisi orang tersebut?'
berkali-kali kudapati ia memilih untuk membiarkan dirinya terluka demi orang lain,

entah sudah berapa ratus kali aku marah padanya,
entah sudah berapa ratus omelan pernah kulontarkan padanya,
aku terus mendorong ia lebih berani mengatakan 'tidak' dan tidak menjadi terlalu baik hati,
bagaimanapun, yang 'terlalu' itu jatuhnya pasti tidak baik, kan?

dan ia pun sedikit demi sedikit berubah,
ia belajar menjadi lebih tegas,
ia belajar jujur pada keinginannya sendiri,

ah, sudahkah aku katakan bahwa ia punya mimpi yang sangat besar?
ia adalah seeorang dengan visi yang jauh kedepan,
ia memiliki banyak sekali minat, dan bakat,
ia telah berkali-kali menginspirasiku menjadi orang yang lebih baik, sedikit demi sedikit

tapi ia tak begitu jujur pada dirinya sendiri,

seperti yang kukatakan, ia lebih baik menyakiti dirinya sendiri,

saat aku berada disampingnya, mungkin aku adalah orang yang paling cerewet atas banyak keputusannya,
aku mungkin adalah orang yang nampak paling suka ikut campur dalam urusannya,
namun bagaimana lagi,
aku seringkali mengkhawatirkannya,
karena di mataku,
ia masih seperti bocah yang bisa begitu saja jatuh kedalam genangan becek saat malam hari yang terang benderang,
walaupun ia sering bersikap lebih dewasa dariku, aku masih seringkali khawatir,

"apakah kau baik-baik saja? ada yang bisa kubantu?" adalah salah satu kalimat yang sering kutanyakan padanya dulu,
dan ia akan menjawab, "tidak apa-apa," atau "it's alright" sambil tersenyum,

sebaliknya,
ia selalu disampingku,
ia selalu menyemangatiku, walaupun jarak semakin terasa jauh,
ia mendampingiku, saat aku sendirian,
ia menghiburku, saat aku sedih,
ia menginspirasiku, saat aku jatuh,

atau setidaknya, ia dulu seperti itu,

waktu merubah segalanya diantara kami,
ia, sahabatku, terjebak diantara dua pilihan yang amat sulit,
diantara cinta,
dan keluarga,

kadang aku merasa, dunia ini tak adil,
mengapa, orang sebaik dia harus memilih hal seperti itu,
mengapa, orang selembut dirinya,
mengapa harus dia?

namun ia masih tersenyum,

ia masih berkata padaku, "semua baik-baik saja,"

sahabatku,
aku tahu seberapa dalam cintamu,
dan seberapa sulitnya bagimu meninggalkan orang yang kau cintai,
dan seberapa sulitnya bagimu menutup masa lalumu,

sahabatku,
hari ini aku berjalan di depan rumahmu,
kubayangkan hari-hari masa kecilmu yang begitu bahagia di tempat itu,
kurasakan kehangatan yang kau dapat dan yang takkan kau tinggalkan,

ia pergi,
menyongsong kehidupannya di tempat yang sama sekali baru,
ditutupnya masa lalunya dengan nyaris tanpa perasaan apapun,
kadang kupikir,
mungkin hatinya terlalu hancur untuk menangis,
mungkin ia terlalu lelah untuk bersedih,

ia meninggalkan semua orang di masa lalunya,
ia korbankan cintanya,
mimpi-mimpi dan harapannya,
demi keluarga yang berarti segala-galanya baginya,

kau tak pernah tahu,
bahwa aku selalu tahu,
aku tahu kamu kesepian...

samishi darou?

Senin, 07 Maret 2011

Hal-hal yang Aku Suka

aku suka ada di rumah,
walopun cuma doing nothing, tapi rumah adalah tempat yang paling aku suka,
dan setiap kali pulang aku akan bernyanyi lagu David Cook "Home",
my house is really my very very very home (lho?)
semoga suatu saat nanti aku bisa membuat rumahku sendiri, yang sama atau lebih kucintai daripada rumahku sekarang :)
btw, gambar diatas ini bukan rumahku, cuma sekedar ilustrasi saja, termasuk adalah ilustrasi tipikal rumah yang ada di mimpiku: dominan coklat, ada taman di depan dan di belakang rumah dan banyak tanamannya ^///^
tapi, aku hanya bakal memajang tanaman yang kurang disukai kupu-kupu,
kenapa?
because i hate caterpillar... -__-"


aku suka laptop,
semua hal dalam kehidupanku terekam di laptop,
jadi sangat tidak jarang aku ribut masalah ngatur data, update antivirus, bahkan install ulang laptop sendiri,
maklum, sejak SD ayahku suka ajak bongkar-bongkar software dan HARDWARE PC di rumah,
jadi, usia SMA tahun aku sudah bisa pasang memori, nambah hardisk, masang modem, merakit benda2 aneh itu ke motherboard, njunjung2 CPU yang gede kesana kemari, dan sebagainya,

memang bukan hal istimewa, tapi cukup bisa dibanggakan, hehehe :p
ayahku juga membiasakan aku dari kecil pegang keputusan soal software yang perlu diinstall dan tidak, cara menginstall dan menguninstall, dsb,
yah,
klo masalah software, seringkali (jaman aku masi kecil) berdampak pada PC yang ngehang atau ngelemot tidak wajar, sampe ayahku pusing sendiri, hwahahaha,
tapi lama2 aku bisa menyelesaikan sebagian besar masalah yg kubuat, hohohoho...

sebuah kebanggaan bagiku (MAKSA),
bahwa laptop 12 inchku sudah 7 kali kuinstall ulang dalam setahun et causa serangan virus yang ga bisa dinetralkan sampe sekedar aku gak bisa mbalikin settingan laptop yg barusan kuutek-utek :D


aku suka cuaca cerah,
tapi bukan cuaca panas, hehehe,
cuaca yang cerah bisa mencerahkan mood, membuat hati yang sedih sekalipun bisa bersinar-sinar lagi..
membuat pingin tersenyum (bukannya gila :p)
saat cuaca cerah,
enak buat naik motor kemana-mana (lagi, catat, bukan cuaca panas),
mobil yang diparkir juga ga menjelma menjadi oven berjalan, hahaha..
selain itu, sinar matahari bagus buat kesehatan, karena dapat mengaktivasi vitamin D yang sedang dorman, walaupun kebanyakan sinar UV bisa menyebabkan UV aging sih -__-"
yah, siapa sih yang tidak pengen tersenyum saat tahu cuaca sedang cerah? hehehe :)


aku suka nonton spongebob squarepants,
kenapa?
karena itu adalah acara TV yang menyebalkan, sok polos, tapi LUCU, ahahahahaha XD
karakter favoritku adalah Sandy,
karena dia ilmuwan,
paling tidak bloon dibanding tokoh-tokoh lainnya :)
walaupun kata spongebob, gigi sandy seperti landasan pesawat tempur, hwahahahaha ^^v
heran saya, berpuluh-puluh episode spongebob sudah diputar tapi saya belum bosan juga,
koi ka? -__-"


aku suka LPM Diagnostika FKUB,
tidak hanya sekedar karena itu adalah satu-satunya lembaga dimana aku masih nyantol disana hingga aku lulus kuliah,
tapi juga karena separuh kehidupan kampusku terpusat disana,
selama kuliah, terutama saat masih kuliah di kampus,
hampir setiap hari aku datang ke ruangan kecil disitu,
hanya untuk sekedar melihat isi ruangan,
hanya untuk sekedar duduk disana,
hanya untuk sekedar menikmati ruangan yang bahkan mungkin dalam keadaan kosong,
pertanyaannnya, kenapa tempat itu begitu berarti buatku?
karena disitulah aku menemukan arti dari sesuatu yang didefinisikan sebagai PERSAHABATAN,
aku menemukan banyak sahabat disana, banyak orang yang menjadi berarti bagiku disana,
hal-hal berbau jurnalistik masih banyak aku terapkan dalam kehidupanku sekarang, termasuk blogging :D
semua hal yang kutemukan disana,
semuanya,
adalah hal-hal yang masuk ke dalam kotak harta karunku,
my treasure, forever treasure :)


aku suka coklat,
chocolate makes me feel calm,
ada seseorang pernah berkata bahwa "coklat itu menggemukkan",
hahaha, iya sih, kebanyakan makan coklat bisa jadi menggemukkan,
alhamdulillah, saya belum (seberapa) merasakan dampak mendalam akibat makanan yang satu ini, hehehe...
selain chocolate, aku suka brown, yap, warna coklat,
ibuku pernah berkata, "warna coklat adalah warna yang bisa menampilkan pesona seseorang,"
yah, lepas dari akhirnya lepas atau tidak pesona tadi, tapi lama-kelamaan aku suka warna coklat, karena di mataku, coklat adalah warna yang tenang dan membumi,
tak sekedar tenang seperti biru,
tak sekedar membumi seperti hijau,
tapi keduanya :)


aku suka batik,
karena aku dibesarkan di keluarga yang menjunjung budaya jawa,
sehingga,
adat jawa seperti halnya batik, gendhing, aksara jawa dan tentu saja krama inggil sudah jadi bagian kehidupanku sejak kecil,
walaupun aku agak kesulitan tentang dunia perwayangan sih -__-"
memang sih, aku lahir di Kediri, sebuah kota yang tidak seberapa besar di Jawa Timur, tapi toh aku tidak mengalami culture shock saat aku menghabiskan masa awal SDku di Yogyakarta :)
yep, aku besar di Yogyakarta, semakin kental deh kehidupanku dengan batik,
saat kembali ke Malang, mindset keluargaku juga tidak banyak berubah,
ayah ibuku masih suka baju batik, dan masih suka memajang wayang di ruang tamu rumah, selain kursi yang menurutku terkesan njowo juga, hahaha :D
hampir setiap hari, aku pakai baju batik atau sesuatu bermotif batik,
bukan apa-apa,
tapi aku sudah terlanjur merasa nyaman menggunakan batik,
selain juga untuk melestarikan budaya bangsa,
benar kan? :)


aku suka main game,
hampir separuh waktu luangku teralokasi kesitu,
bukannya childish, tapi game bisa mengasah banyak hal loh...
sejak kecil, orangtuaku terbiasa memberi aku dan adikku kesempatan khusus bermain game saat liburan,
terutama game game yang berbahasa asing,
pilihanku biasanya jatuh ke tipe roleplaying game,
dan amazingly, justru dari game-game masa kecilku itulah aku belajar banyak vocab dan grammar, hehehe, boleh percaya boleh tidak,
tapi kalau aku ditanya bagaimana cara terbaik untuk belajar bahasa? jawabanku adalah NGEGAAMEEE!!
tentu saja, beranjak dewasa, semakin banyak waktu yang harus dialokasikan untuk hal-hal lainnya yang lebih produktif, tapi yang penting kan efek positif dari aktivitas bernama ngegame sudah didapatkan,
sebenarnya aku penasaran pingin belajar bahasa Jepang via main game, tapi.... seems like kanji alphabet is still too hard for me, belum lagi habis baca alfabetnya masi harus putar otak mengartikan lagi -__-"


terakhir,
aku suka tidur,
walaupun cara tidurnya gak seperti pooh disamping -__-"
tidur, terutama tidur REM bisa membantu menjernihkan pikiran yang kusut,
membantu menentukan pilihan yang belum bisa dipilih saat belum tidur,
bisa mengurangi kepenatan badan,
dan,
bisa bermimpi, hahaha...
meskipun begitu,
semakin tua usiaku (hee..?) semakin sedikit jam tidur yang kupunya, yah, karena satu dua tanggung jawab disana-sini,
tapi setiap kali ada waktu yang edible -__-" pasti harus digunakan sebaik-baiknya kan?
aku tidak percaya dengan kata-kata "selesaikan masalah sebelum tidur"
karena justru dengan tidur yang cukup, lebih banyak hal yang bisa diselesaikan!! ^ ^

hal-hal lain yang aku suka?
hmm...
banyak sekali, gak bakal cukup dengan satu dua postingan sepertinya :D
smoga bisa diupdate lain kali :)

Selasa, 01 Maret 2011

friendship and her marriage


shitteru?
she's no ordinary friend of mine,

she has quite a love story along with her,
her determination,
is one of her strongest thing,

i never thought i'll be one of her close friend,
never,

my past with her is quite amazing,
it's all about chance that made us close to each other,
and then before i knew it,
she'd already all around me,
she'd already been somebody i wish to find everyday,
she'd already been someone i always want to make sure that she's alright,

she's an amazing friend,
she's someone that willing to sacrifice almost everything for someone dear to her,
once she loves someone,
once someone become close to her,
she will protect them,
with all her might,

i was one of people she protected,
i was someone receiving her sacrifice just for me,
and for that,
she become somebody irreplaceable by anyone,

then she got married,
well,
there's a quote saying that, "when your best friend is getting married, you'll get both happy and lonely,

well it's completely true that i'm happy,
of course i'm happy, by all means!! ^o^
it's a good feeling seeing her smiling on her big day,

but,
maybe right now i will not able to be with her as free as usual,
maybe i won't be able to freely ask her to hang out or doing some stupid or crazy things together,
although it won't be that different, but it still going to be different,
even maybe i won't be that freely to send any message to her,

because she's someone that always all around me these days,
messaging each other, calling each other, and everything for each other,
supporting each other,
talking about nonsense each other,
spending the youth with each other,

geez,
imagining those things makes me feel so lonely -__-"

i wish it won't be that lonely,
i wish it won't be that lonely,
i wish it won't be that lonely,

i wish i'm just thinking too much ^_^

well, she's still around me anyway ^__^
still being my irreplaceable friend..

Kamis, 17 Februari 2011

Lagi, Suasana Lab Baru

lagi, suasana lab baru,

kagok?
yah, kadang-kadang,
masih juga terasa waswas saat mendengarkan pengarahan di lab baru,
tidak peduli seberapa lama sudah menjadi dokter muda, tidak peduli sudah ada berapa banyak hal yang dilalui, perasaan waswas itu masih tetap ada,
heran, tapi itulah kenyataannya,

lab inipun juga sama,
teman-teman seangkatan yang tidak pernah satu lab sebelumnya juga lumayan banyak,
maklum saya tidak punya soulgroup seperti 90% dokter muda pada umumnya,
atau lebih tepatnya saya sudah berpisah dengan soulgroup saya sejak selesai lab besar kedua :'(

selain teman-teman seangkatan,
ada juga adik-adik kelas saya,
yang tentu saja, dari angkatan yang berbeda,
dan kesempatan interaksi sebelum ini mungkin belum pernah ada,

disamping itu,
selalu ada supervisor supervisor yang nantinya juga akan berinteraksi dengan kita,
baiklah, kita memang (mungkin saja) sudah sering bertemu mereka pada saat kuliah dulu,
tapi jenis interaksi kala itu jelas saja berbeda dari ketika kita masuk ke sebuah lab dimana mereka berada,

yang mungkin akan selalu terasa baru adalah PPDSnya,
sedikit banyak memang dokter muda mau tidak mau harus berinteraksi dengan mereka,
beberapa PPDS mungkin sudah dikenal sebelumnya,
tapi pastinya bakal lebih banyak lagi PPDS yang belum pernah kita kenal,

tidak ketinggalan juga, orang-orang lain yang turut berperan dalam operasional sehari-hari,
sebutlah itu paramedik lain, seperti halnya perawat dan petugas gizi,
petugas administrasi,
cleaning service, dsb,
pastinya kita akan banyak berinteraksi dengan mereka,
entah dalam bentuk apa nantinya ,

yap, hidup di lab yang baru,
artinya,
belajar menyesuaikan diri lagi dengan suasana yang baru,
cara belajar yang baru,
berinteraksi dengan orang-orang baru,
berusaha menyerap sebanyak mungkin ilmu-ilmu baru,


tapi,
apa yang terjadi ya biarlah terjadi apa adanya,
ahahaha,
tak ada yang tahu apa yang akan terjadi dalam suatu kepaniteraan nantinya,
happy ending-kah?
atau sebaliknya?
tidak ada yang bisa memperkirakan,

hanya ada satu hal yang pastinya akan dilakukan oleh semua dokter muda pada umumnya,
belajar menempatkan diri di tempat yang baru,
yang artinya bisa macam-macam,
menempatkan diri sebagai dokter muda yang baik,
menempatkan diri sebagai dokter muda yang beruntung ^^v
dan sebagainya,

yah,
hikmah dari setiap sensasi baru yang didapat di tempat yang baru seperti ini memang mengasah kemampuan untuk belajar menjadi bagian dari masyarakat,
belajar menjadi orang yang baru dalam masyarakat,
dan seperti yang disebutkan tadi,
belajar menempatkan diri ^^v

semoga kali ini,
dan seterusnya,
tidak akan lagi terjadi masalah-masalah aneh seperti yang sudah-sudah
semoga semua lancar sampai selesai,
amiiiinn... ^^v

Selasa, 08 Februari 2011

Disini Bersama Teman-Teman

Hampir semua temanku berkata,
"tempatmu berada adalah sebuah tempat yang sangat menyenangkan"

hampir semua orang berkata tempat ini adalah tempat yang merupakan tempat yang memudahkan kami,
tapi,
ternyata apa yang terjadi pada kami bukan seperti apa yang dikatakan oleh orang-orang,

ada banyak hal sulit yang terjadi disini,
ada banyak hal benar yang disalahkan disini,

satu kesalahan telah menjadikan semua hari disini adalah hari yang sangat buruk,
tak peduli seberapa kerasnya kami mencoba melakukan yang terbaik, tak ada yang berubah...

Satu hal yang menenangkan sekaligus aneh,
kami terus saja bisa tersenyum,
hahaha,
yah, beberapa dari kami tidak berpikir mempermasalahkan semua hal yang sudah terjadi disini,
toh sudah terlanjur dan sudah sulit diubah,

bukannya putus asa, kami cuma ingin segera keluar dari tempat ini...

Rabu, 03 November 2010

pagi hari di ugd..

Pagi hari di UGD,
berteman koas-koas yang masih setengah tidur,

dari koas EM yang masih mencoba untuk tidur di sebelahku,
koas IPD yang baru dapat dispose di sela-sela mimpi,
koas neuro yang muter terus tanpa henti,
koas bedah yang belum berhenti dengan jahitan jelujur yang diusahakan rapi,
koas psikiatri yang entah kenapa punya dua pasien baru pagi ini,
dan aku, koas IKA yang baru bangun setelah berjam-jam bermimpi (alhamdulillah)

Hmmm....
Semakin diresapi semakin capek juga ya jadi koas, hehehehe :D
berlatih jadi dokter,
sebagai penyedia jasa,
yang notabene sementara ini harus mbayar dan bukannya dibayar :)

setiap pagi,
pas bangun dari hibernasi di ruang UGD, apalagi kalau tidurnya kurang lama, pasti akan terpikir olehku:
"duh, jaga lagi... enaknya yang ga jaga bisa bobo nyenyak di kasur, ditemani guling dan selimut,"

setiap pagi pula,
hampir semua koas pasti juga bakal ingat dengan sendirinya tentang MR, alias morning report...
"duileh, udah ngantuk ngantuk gini masih juga harus belajar buat MR?"
"lho ngapain belajar? Kalo ga bisa jawab ya senyum aja... Udah biasa kok koas itu gembuk :D"

pagi hari di UGD,
dipenuhi dengan harapan supaya bisa cepat 'turun' dari UGD,
cepet mandi dan gosok gigi,
biar fresh lagi,
wajah2 sudah kucel kucel dan kuyu begini, masa mau dibawa sampai sore lagi :D


Sabtu, 07 Agustus 2010

kamko rssa

dulu,
tidak pernah terpikir apa itu 'kamko'
asal melongo saja deh dengar kata2 itu,

baru setelah pindah kuliah ke RS,
saya ngeh dengan istilah kamko ini ^ ^

kamko alias kamar koas,
berisi dari depan:

kursi,

meja,

telepon (yang bisanya cuma nerima saja, itupun 99,9% ditujukan pada koas neuro, dan tidak melayani panggilan keluar... pernahkah ada yang protes soal ini? bukannya ndak mau protes kayaknya, tapi males protes, hahaha XD)

printer (kayaknya ada yang punya),

tempat cuci piring,

wastafel (yang katanya bocor),

dispenser (yang ternyata sangat berguna di saat dingin melanda T__T)

rak sepatu (yang isinya sepatu2 dan sandal2 milik berbagai pihak),

jemuran handuk (yang bergelantungan handuk2 yang entah sejak kapan ada disana),

loker (yang mojok di sudut kamar yang ga pernah dibuka >o<), tivi (masih hak prerogatif koas cowok >__<)


Sabtu, 26 Juni 2010

i wish i were more powerful

I wish I were more powerful,
So I don’t have to blame myself for getting so weak,

I have been telling myself that it was over,
It just over right there, with no place to see it continues,
I have believed that it was the very best,
The very best way to get through,

I have been through the deepest pit and I was able to get out safely,
I was able to smile again with my own strength,
I was so strong so I can wipe up all the fears surrounding me,
Even when I found out that I was alone after I get out, I wasn’t afraid anymore,

I was thinking that if the destiny just happened right this, then it wants me to get to some other ways to reach the dream,
I told myself that I will not reach it if I’m about to stay on that deepest pit doing nothing,


Kamis, 24 Juni 2010

Smile (Dorama)

Judul : Smile (Su-ma-i-ru)
Tahun : 2009
Starring :
•Matsumoto Jun (di Gokusen 1 jd Sawada Shin; di Hana Yori Dango jd Tsukasa; di Bambino jd Ban Shogo).
•Aragaki Yui (di Dragon Zakura jd Yoshino Kousaka; di Code Blue jd dr.Shiraishi Megumi).
Plus Shun Oguri (di Gokusen 1 jd Uchiyama; di Conan Live jd Shinichi Kudo; di Hana Kimi jd Sano Izumi)


Post Exam Syndrome?!

At the time when all exams are gone for a while, right after enormous struggling weeks, what are we supposed to do?

Yep, time to refresh our mind!!!

But somehow -I don’t know why, even I have no idea why this thing may exist- there’s something I called post exam syndrome:

There goes when I suddenly awake from my sleep, take a look harshly at the clock, worrying about “Hey!! I haven’t study for the exam!!” before I realize how stupid I am at that time.

Another moment, in the joyful playing-game-time suddenly I am surprised by how late it is by staring at the clock with no blink, blaming myself for spending so many time to play when I should prepare myself for the exam, and soon I laugh at myself for being so silly.


20.55 WIB

(sebuah cerita masa clerkship)

23.25 WIB…………
Hujan yang mengguyur kota baru saja berhenti. Malam yang gelap akan membeku tanpa suara jika saja suara nafasku tidak begitu kasar dan keras. Aku baru saja berhenti menangis.

22.50 WIB…………
Kuletakkan tas punggungku begitu saja di kamar, lalu bersiap tidur. Bisa kudengar hujan yang mengguyur kota begitu lebat tanpa ampun. Entah mengapa, bagiku suara itu seperti mewakili air mata orang-orang yang tak kukenal nun jauh disana. Aku merasa begitu aneh ketika menemukan suara menyayat hati diantara gemuruh hujan. Dengan segera aku menutup telinga dan mengatakan dengan tegas pada diriku sendiri untuk berhenti berkhayal. Namun sebagaimanapun kututup telingaku, guyuran hujan yang keras menghantam atap menusuk-nusuk liang telingaku dengan bait-bait kesedihan yang berasal entah dari mana.
Aku tak lagi lelah, bahkan aku bertaruh segalon diazepam takkan bisa membuatku tidur saat ini. Aku sadar otakku sudah berteriak memintaku beristirahat, namun aku terus saja membelalakkan mata ke sekelilingku. Tembok-tembok dingin dan tumpukan handout diatas meja terus saja membisu tak peduli aku mencurahkan banyak perasaan lewat tatapanku. Perlahan, aku mendengar derik lain diantara suara guyuran hujan yang memekakkan. Aku menajamkan telinga, memilah diantara ribuan suara titik hujan dan menyadari bahwa derik itu sangat dekat denganku. Kusadari dengan kaget bahwa derik itu adalah suara napasku yang tersengal. Aku sedang menangis. Terus. Terus mengalir tanpa bisa dibendung.
Kupejamkan mataku. Kucoba menenangkan diri. Namun justru kegelapan dalam kelopak mataku membukakan layar-layar kenangan yang baru meninggalkanku. Semua kejadian diputar kembali di benakku, membuatku semakin merasa begitu bodoh karena tidak bisa mengendalikan diri. Detil-detil kejadian itu begitu jelas dan memuakkan, menjejalkan satu pertanyaan penting yang belum terjawab: “Berapa harga nyawa manusia?”


kenapa koas bisa bersemangat?

selain hal-hal yang bisa menurunkan semangat seorang koas alias dokter muda, ada juga beberapa hal lain yang menaikkan semangat,
misal:

lingkungan yang mendukung,
terutama adalah lingkungan yang friendly, yang tidak hanya menempatkan koas sebagai'pekerja-yang-justru-harus-membayar-tapi-tidak-dibayar',
belum lagi jika diberi bonus omelan panjang,
hahaha
(ada saja kehidupan koas disana-sini),

justru sebenarnya hati seorang koas lebih mudah tergerak karena kebaikan hati, bukan karena kekuasaan ^^

lingkungan yang mendukung telah terbukti secara evidence based dapat meningkatkan minat dan semangat belajar dari koas loh...


Rabu, 23 Juni 2010

kehidupan koas

kehidupan koas seperti ombak yang naik turun,

kadang semangat bisa membanjir seperti takkan pernah habis,
tak peduli sebesar apapun aral melintang tapi hidup koas alias dokter muda akan menjadi sangat SANGAT berwarna,

kadang semangat mencapai titik nol sampai bahkan untuk membuka mata pun sudah malas dilakukan,

setelah dipikir-pikir,
ada beberapa hal yang membuat hidup sebagai koas itu membosankan,

salah satunya, koas itu serba ga jelas. dibilang dokter ya belum, dibilang bukan dokter tapi labelnya dokter (meskipun ada embel2 'muda'-nya),
akibatnya, terjadi kerancuan antara ini seharusnya boleh diputuskan sama koas atau tidak,
misalkan yang terjadi di salah satu poli rumah sakit hari ini,
seorang koas (bukan saya) sudah siap-siap turun poli setelah lewat jam 1 siang, toh bukan kewajiban koas buat tetep stase di poli hingga melebihi jam 1,
dan toh sudah habis pasiennya,
baru timik-timik keluar, eh datang deh pasien satu,
masa ngga dikerjakan sih?
jadi, atas dasar fisiologisnya koas, dikerjakanlah pasien tersebut, dalam artian dianamnesis dan diperiksa,
dan,
ketemulah diagnosa dari pasien ini,
ketika koas ini menoleh ke sekeliling,
"loh?? mana ini dokter-dokternya??"
ternyata ga ada seorang dokter pun yang tersisa di poli tersebut,
nah lhooo??